Tebar Keberkahan di Kota Ikhlas, Team Brazbrez Santuni 250 Anak Yatim

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG Liputan24times– Suasana khidmat menyelimuti kawasan Rumah Susun (Rusun) Pemalang pada Minggu (8/3/2026). Ratusan wajah ceria anak-anak yatim-piatu mewarnai Markas Komando (Mako) Team Brazbrez dalam sebuah perhelatan sosial yang sarat akan makna kepedulian.

​Di bawah naungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Pemalang, Team Brazbrez membuktikan bahwa organisasi kepemudaan mampu menjadi pilar kemanusiaan di tengah masyarakat. Sebanyak 250 anak yatim-piatu dari wilayah sekitar menjadi penerima manfaat dalam santunan kali ini.

Example 300x600

​Wujud Swadaya dan Gotong Royong

Ada hal menarik di balik terselenggaranya acara besar ini. Ketua Team Brazbrez, Wisnu, menegaskan bahwa seluruh pendanaan kegiatan tidak berasal dari proposal sponsor eksternal, melainkan murni dari kantong para anggota.

​”Kegiatan ini murni bersumber dari iuran mandiri seluruh anggota kami. Ini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian nyata kawan-kawan terhadap anak-anak di lingkungan terdekat kami,” ujar Wisnu dengan nada rendah hati.

​Ketua Panitia, Fariz, menambahkan bahwa aksi ini merupakan manifestasi tanggung jawab moral kader. Menurutnya, berbagi bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan panggilan jiwa untuk hadir bagi mereka yang membutuhkan.

​Penyerahan Bertahap Demi Ketertiban

​Mengingat banyaknya jumlah penerima manfaat, panitia menerapkan skema penyerahan yang tertib. Sebanyak 50 anak diundang secara simbolis untuk menerima santunan di Mako, sementara sisanya dikelola dengan manajemen distribusi yang teratur demi kenyamanan bersama.

​Acara juga diisi dengan siraman rohani melalui kultum oleh Kyai Tarmusi. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan keutamaan memuliakan anak yatim sebagai kunci keberkahan hidup dan keselamatan dunia-akhirat.

​Lebih dari Sekadar Seremonial

​Bagi Team Brazbrez, aksi sosial bukanlah agenda musiman atau “pencitraan” sesaat. Wisnu memaparkan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki napas kegiatan sosial-keagamaan yang rutin, di antaranya:

  • Pengajian Kliwonan: Rutinitas spiritual setiap malam Kliwon.
  • Yasinan Berkala: Mempererat tali silaturahmi dan spiritualitas antaranggota.
  • Santunan Mobile: Aksi jemput bola pemberian bantuan yang berpindah dari RT ke RT.

​Menepis Stigma, Mengukir Karya

​Melalui konsistensi ini, Team Brazbrez bertekad mengubah paradigma negatif yang sering melekat pada organisasi kepemudaan. Mereka ingin dikenal bukan karena kekuatan fisiknya, melainkan karena kepekaan sosialnya.

​”Harapan kami ke depan, Team Brazbrez semakin solid dan konsisten hadir melalui kerja kemanusiaan yang konkret. Semoga ini menjadi pemicu bagi pihak lain untuk saling berbagi,” tutup Wisnu di akhir acara yang ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan warga Pemalang.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *