Peringati HPN 2026, Bupati Pemalang Ajak Insan Pers Perkuat Literasi Investasi Digital

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG Liputan24times–  Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Pemalang diperingati dengan langkah edukatif. Bertempat di Pendopo Kabupaten Pemalang, Kamis (5/3/2026), Bupati Pemalang Anom Widiyantoro membuka sarasehan bertajuk “Literasi Investasi Layanan Media” untuk membentengi masyarakat dari jeratan investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

​Acara ini menjadi wadah kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pemalang, insan pers, serta lembaga keuangan seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Example 300x600

Media Sebagai Benteng Informasi

​Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro menekankan bahwa peran media saat ini jauh lebih krusial di tengah maraknya tawaran transaksi digital yang tidak jelas legalitasnya. Ia berharap media menjadi ujung tombak dalam memberikan informasi yang objektif dan edukatif.

​“Media memiliki peran vital untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Dengan literasi yang baik, kita harap warga Pemalang tidak mudah terjebak pada pinjaman online atau investasi yang tidak jelas,” ujar Anom di hadapan para peserta.

​Bupati menambahkan, kecepatan perkembangan teknologi finansial saat ini harus diimbangi dengan pemahaman masyarakat yang mumpuni. “Banyak fasilitas belanja dan investasi digital yang tidak kredibel. Edukasi dari OJK dan BI sangat penting agar masyarakat lebih bijak bertransaksi,” imbuhnya.

Edukasi Keamanan Transaksi

​Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemalang, Dian Ika Siswanti, menjelaskan bahwa sarasehan ini sengaja digelar untuk menyebarluaskan pemahaman mengenai keamanan konsumen. Menurutnya, dinamika ekonomi global menuntut masyarakat untuk lebih waspada.

​“Kami ingin membekali masyarakat, khususnya melalui rekan-rekan media, mengenai keamanan bertransaksi. Tujuannya jelas, yakni melindungi masyarakat sebagai konsumen agar tidak dirugikan oleh praktik keuangan ilegal,” terang Dian.

Kolaborasi Lintas Sektor

​Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 150 peserta dari perwakilan OPD dan wartawan berbagai media ini menghadirkan pakar di bidangnya. Sarasehan dipandu oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Pemalang, Bagus Sutopo.

​Dua narasumber utama yang hadir memberikan materi mendalam adalah:

  1. Handoko (BI Tegal): Mengulas strategi transaksi digital yang aman dan nyaman.
  2. Adelyn Natasha (OJK Tegal): Memaparkan cara mengenali dan menghindari modus penipuan pinjaman online yang kian beragam.

​Melalui kegiatan ini, Pemkab Pemalang berharap sinergi antara pemerintah dan pers terus terjaga, terutama dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan mencerdaskan warga di era ekonomi digital.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *