Perkuat Fondasi Desa, Bupati Pemalang Bekali 125 Perangkat Baru di Bukit Tangkeban

  • Bagikan
Oplus_131072
banner 468x60

PEMALANG, Liputan24 tims– Wajah-wajah baru penggerak pemerintahan desa di Kabupaten Pemalang kini resmi menyandang tanggung jawab besar. Untuk memastikan roda pemerintahan di tingkat akar rumput berjalan prima, Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa di Obyek Wisata Bukit Tangkeban, Desa Nyalembeng, Pulosari, Rabu (29/4/2026).

​Acara yang berlangsung di tengah udara sejuk perbukitan ini dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiantoro, S.E., M.M. Di bawah arahan Kepala Dinpermasdes, Drs. Andri Adi, M.Si., sebanyak 125 perangkat desa hasil penjaringan tahun 2025 dikumpulkan untuk mendapatkan penguatan mental dan manajerial.

Example 300x600

Diplomasi Pohon dan Pesan Lingkungan

​Ada yang berbeda dalam pembukaan kegiatan kali ini. Sebelum memasuki materi inti, Bupati Anom mengajak seluruh peserta melakukan aksi penanaman pohon di area Bukit Tangkeban. Aksi simbolis ini bukan sekadar penghijauan, melainkan pesan mendalam bagi para pemimpin desa.​”Seorang pemimpin desa harus peduli pada keberlanjutan wilayahnya. Menanam pohon adalah simbol bahwa kebijakan yang diambil hari ini harus bisa dinikmati manfaatnya oleh generasi mendatang,” ungkap Bupati.

​Dalam orasi pembinaannya, Bupati Anom menegaskan bahwa perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa status sebagai aparatur desa bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan amanah yang menuntut profesionalisme tinggi.

​Beberapa poin penting yang ditekankan Bupati antara lain:

  • Integritas Mutlak: Kepercayaan warga adalah modal utama yang tidak boleh dikhianati.
  • Transparansi & Akuntabilitas: Mengelola dana desa dan administrasi harus sesuai aturan guna mewujudkan good governance.
  • Responsivitas: Perangkat desa harus cepat tanggap terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat.

​”Kegiatan ini adalah langkah strategis. Saya tidak ingin ada celah ketidakprofesionalan yang nantinya justru meresahkan warga. Bapak dan Ibu harus menjadi motor penggerak desa yang mandiri,” tegas Anom.

​Sinergi Lintas Sektoral

​Kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan sinergi antara jajaran eksekutif dengan unsur pengamanan dan perlindungan sosial. Kehadiran perwakilan TNI-Polri dari Koramil dan Polsek Pulosari menegaskan pentingnya kondusivitas wilayah dalam pembangunan.

​Selain itu, kehadiran perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal, Diah Lestari, menunjukkan perhatian pemerintah terhadap jaminan perlindungan sosial bagi para perangkat desa saat bertugas.

​Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Tutuko Raharjo, M.Si., serta Camat Pulosari Arif Senoaji, S.STP., M.Si.

​Melalui pembinaan ini, Pemkab Pemalang berharap para perangkat desa baru tahun 2026 ini mampu membawa perubahan positif dan mempercepat akselerasi pembangunan dari desa menuju kabupaten yang lebih maju.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *