Liputan24Times — Google resmi memperkenalkan teknologi terbaru bernama Gemini Intelligence dalam acara Android Show: I/O Edition 2026.
Lewat fitur ini, Google membawa kemampuan AI Gemini menjadi lebih pintar, proaktif, dan terintegrasi langsung dengan sistem Android modern.
Google menghadirkan Gemini Intelligence untuk perangkat Android kelas atas seperti Samsung Galaxy S26 series dan lini Google Pixel terbaru.
Teknologi ini tidak hanya merespons perintah pengguna, tetapi juga mampu menjalankan berbagai tugas otomatis secara mandiri.
Berbeda dari chatbot biasa yang hanya menjawab pertanyaan, Gemini Intelligence memungkinkan AI menjalankan tugas multi-langkah lintas aplikasi.
Pengguna kini cukup memberi instruksi sederhana, lalu AI akan menyelesaikan prosesnya secara otomatis.
Salah satu fitur andalannya adalah Task Automation.
Fitur ini memungkinkan Gemini memesan makanan, memanggil taksi online, hingga menjalankan aplikasi tertentu tanpa pengguna harus membuka aplikasi secara manual.
Google juga menambahkan kemampuan multimodal pada Gemini Intelligence. Pengguna bisa memberi perintah lewat teks, suara, gambar, bahkan screenshot.
Sebagai contoh, pengguna dapat mengirim tangkapan layar daftar belanja, lalu Gemini langsung memasukkan item tersebut ke keranjang belanja digital secara otomatis.
Selain itu, Google memperkenalkan fitur baru bernama Create My Widget. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat widget Android hanya melalui deskripsi singkat sesuai kebutuhan.
Pengguna misalnya bisa meminta widget cuaca khusus pesepeda yang menampilkan kecepatan angin dan curah hujan.
Gemini nantinya akan membuat tampilan widget secara otomatis menggunakan AI generatif.
Google menyebut teknologi ini sebagai langkah awal menuju konsep “UI generatif”, di mana AI dapat membangun tampilan antarmuka sesuai kebutuhan masing-masing pengguna.
Ke depannya, Google berencana memperluas dukungan Gemini Intelligence ke lebih banyak aplikasi Android dan perangkat wearable berbasis Wear OS.



















