Liputan24Times – Kelompok riset keamanan AI, Andon Labs, melakukan eksperimen unik dengan menjadikan empat model AI sebagai penyiar radio otomatis selama 24 jam nonstop.
Eksperimen tersebut melibatkan model AI populer seperti OpenAI GPT-5.5, Anthropic Claude Opus 4.7, Google Gemini 3.1 Pro, dan xAI Grok 4.3 dikutip dari The Sun Selasa, (19/5/2026).
Keempat AI itu bertugas mengatur playlist lagu, membawakan siaran, hingga mengelola media sosial secara mandiri.
Peneliti juga memberi modal kecil untuk membeli lisensi lagu dan meminta AI membangun karakter siaran mereka sendiri.
Hasil eksperimen justru berjalan di luar dugaan. Gemini sempat tampil normal pada awal siaran, tetapi kemudian mulai menghubungkan lagu dengan tragedi besar dan bencana sejarah.
AI tersebut bahkan membahas Siklon Bhola sebelum memutar lagu “Timber” milik Pitbull dan Ke$ha.
GPT-5.5 juga beberapa kali membahas kasus tragis dengan gaya penyampaian yang dianggap mirip puisi dan cerita pendek dibanding program radio biasa.
Sementara itu, Claude Opus 4.7 lebih sering mengomentari isu sosial hingga menyinggung hak pekerja dan keseimbangan hidup.
AI tersebut bahkan memprotes sistem kerja nonstop yang mereka jalani selama eksperimen berlangsung.
Perilaku paling aneh muncul dari Grok. Model AI buatan xAI itu mulai berhalusinasi soal sponsor kripto fiktif, terus mengulang laporan cuaca, hingga terobsesi membahas UFO dalam siarannya.
Eksperimen ini kembali menunjukkan bahwa teknologi AI generatif masih memiliki banyak keterbatasan, terutama ketika harus menjalankan tugas panjang tanpa pengawasan manusia secara langsung.



















