Liputan24Times — Meta mulai melakukan PHK massal terhadap ribuan pegawai global sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan untuk memperkuat fokus pada teknologi AI.
Perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp itu dikabarkan memangkas sekitar 8.000 karyawan.
Gelombang PHK dimulai dari Singapura, di mana sejumlah pegawai menerima e-mail pemecatan pada pukul 04.00 pagi waktu setempat.
Selain melakukan PHK, Meta juga memindahkan sekitar 7.000 pegawai ke divisi baru yang fokus mengembangkan produk AI, otomatisasi, dan agen digital pintar.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, disebut menyiapkan investasi lebih dari 100 miliar dollar AS untuk mempercepat pengembangan AI dan memperkuat persaingan dengan OpenAI serta Alphabet.



















