PEMALANG – Komitmen untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di daerah pemilihan (Dapil) terus dibuktikan oleh anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rizal Bawazier. Pada Sabtu (4/4/2026), Rizal secara resmi menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans hasil kerja sama Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Telkom Indonesia kepada Yayasan Posko Akmal Sehat di Kabupaten Pemalang.
Penyerahan bantuan ini menjadi simbol keberhasilan pengawalan aspirasi masyarakat dari tingkat pusat hingga ke pelosok daerah. Selain ambulans, Rizal Bawazier juga telah memperjuangkan berbagai program CSR lainnya, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, drainase, hingga renovasi sejumlah musala dan masjid di wilayah tersebut.

Jembatan Aspirasi Pusat dan Daerah
Dalam sambutannya, Rizal Bawazier menegaskan bahwa peran anggota dewan adalah menjadi “perpanjangan tangan” masyarakat untuk memastikan sumber daya yang ada di BUMN dapat terserap dengan tepat sasaran.
”Kami berharap bantuan ambulans ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Ini adalah hasil perjuangan aspirasi yang cukup panjang, namun akhirnya bisa terealisasi demi membawa keberkahan bagi daerah ini,” ujar Rizal di hadapan tokoh masyarakat dan warga yang hadir.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antarpihak adalah kunci utama dalam membangun daerah, terutama setelah kontestasi politik yang ketat.
Operasional 100% Gratis bagi Warga
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Mohammad Akmal, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras Rizal Bawazier di tingkat pusat. Ia menegaskan bahwa kehadiran unit ambulans ini merupakan bukti politik nyata yang menyentuh langsung akar rumput.
”Perlu masyarakat ketahui, bantuan ini tidak mungkin turun tanpa pengawalan serius dari Pak Rizal di pusat,” kata Akmal.
Lebih lanjut, Akmal memberikan instruksi tegas terkait penggunaan armada tersebut. Ia menjamin bahwa layanan kesehatan ini dapat diakses oleh masyarakat tanpa biaya sepeser pun.
”Saya tegaskan, operasional ambulans ini 100% gratis. Tidak boleh ada pungutan atau dikomersialkan. Bahkan untuk biaya bensin dan gaji sopir, kami yang akan mengupayakan solusinya. Jadi, warga jangan merasa sungkan jika membutuhkan,” tegasnya.
Permintaan Tinggi: 11 Layanan dalam Sehari
Meski seremoni serah terima baru dilaksanakan secara formal, Ketua Yayasan Akmal Sehat, Ustadz Sakmari, mengungkapkan bahwa ambulans tersebut sebenarnya telah ‘tancap gas’ melayani warga selama hampir satu bulan terakhir.
Tingginya kebutuhan layanan kesehatan di Pemalang tercermin dari data operasional yayasan. Ustadz Sakmari memaparkan bahwa dalam sehari, rata-rata terdapat 7 hingga 11 permintaan layanan jemputan pasien, mulai dari rujukan ke rumah sakit lokal hingga ke kota besar seperti Semarang dan Purwokerto.
”Alhamdulillah, mobil ini sudah beroperasi hampir satu bulan. Saking banyaknya pasien, warga terkadang harus mengantre 4 hingga 5 hari untuk layanan yang bisa ditunda. Namun, untuk kasus darurat, kami tetap prioritaskan untuk langsung dibawa,” jelas Ustadz Sakmari.
Ia menambahkan, program ini dirancang untuk mendampingi warga yang kebingungan mendapatkan akses medis, baik yang memiliki BPJS maupun tidak. Mengingat beban operasional yang kian tinggi, ia berharap sinergi ini terus berlanjut, bahkan berharap adanya penambahan armada di masa depan demi memperluas jangkauan layanan.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan sesi diskusi terbuka. Warga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan aspirasi langsung terkait pembangunan daerah ke depan, yang akan dibawa kembali oleh Rizal Bawazier ke tingkat parlemen pusat.







Permintaan Tinggi: 11 Layanan dalam Sehari












