Gerak Cepat Warga Gombong: Swadaya Tambal Jalan Maut di Warungpring, Pemalang

  • Bagikan
Oplus_131072
banner 468x60

PEMALANG – Kepedulian warga terhadap keselamatan sesama terbukti lebih cepat daripada birokrasi. Puluhan warga dan pemuda Dukuh Gombong, Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, secara gotong royong melakukan penambalan jalan kabupaten yang rusak sepanjang hampir 2 kilometer, pada Sabtu (2/5/2026).

Example 300x600

Aksi swadaya ini dilatarbelakangi oleh kondisi jalan yang semakin memburuk akibat musim hujan, memicu munculnya lubang-lubang dalam yang membahayakan pengguna jalan. Rasa prihatin warga memuncak setelah beberapa bulan lalu, seorang tetangga mereka menjadi korban kecelakaan di ruas jalan tersebut.

“Ini bukan soal tidak sabar menunggu perbaikan dari pemerintah kabupaten. Ini murni wujud kepedulian terhadap sesama agar tidak terjadi korban lagi. Jangan sampai ada nyawa lain yang melayang hanya karena jalan rusak,” tegas Zamrudin, salah satu pemuda di lokasi kegiatan

Kerja bakti yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini melibatkan puluhan warga dari berbagai kalangan. Untuk membeli material bangunan serta menutupi kebutuhan operasional termasuk konsumsi warga mengumpulkan dana swadaya hingga belasan juta rupiah.

Zamrudin menambahkan bahwa sebelum aksi dilakukan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Warungpring untuk memastikan langkah ini sejalan dengan rencana penanganan infrastruktur daerah.

“Harapan kami, pemerintah bisa secepatnya mengambil alih dan memperbaiki jalan ini secara permanen. Penambalan yang kami lakukan hari ini hanyalah langkah darurat untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan sambil menunggu tindakan dari dinas terkait,” ujarnya.

Tragedi  warga Gombong akibat kecelakaan di jalan tersebut menjadi momentum pemersatu bagi warga. Mereka menyadari bahwa menunggu bantuan tanpa inisiatif sendiri bisa berisiko memakan korban jiwa lainnya. Lubang-lubang yang sebelumnya menjadi “jebakan maut” kini perlahan tertutup berkat kerja keras tangan-tangan terampil warga setempat.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat sekitar. Aksi nyata warga Dukuh Gombong ini menjadi contoh bagaimana partisipasi masyarakat dapat mengisi celah keterbatasan waktu respons pemerintah dalam situasi darurat, sekaligus menegaskan bahwa keselamatan nyawa manusia adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas terkait diharapkan dapat segera menindaklanjuti kondisi ini dengan perbaikan menyeluruh, mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan antarkecamatan di wilayah Pemalang Selatan.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *