Potret Revitalisai  Berbasis Swadaya, Bupati Anom Apresiasi Pembangunan Alun-Alun Moga.

  • Bagikan
Oplus_131072
banner 468x60

PEMALANG, Liputan24times – Semangat gotong royong masyarakat Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, membuahkan hasil yang manis. Alun-Alun Kecamatan Moga yang kini tampil estetik sebagai ruang publik, sarana olahraga, tempat bersantai, sekaligus Ruang Terbuka Hijau (RTH), resmi diresmikan pada Kamis (28/5/2026).

​Acara peresmian yang berlangsung meriah di area alun-alun tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiantoro, jajaran Pimpinan Daerah OPD , tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Example 300x600

​Dalam sambutannya, Camat Moga, Drajat, S.Hut., M.M mengenang kembali kondisi awal sebelum tempat tersebut bersolek. Ia tidak menampik bahwa dulunya kawasan ini jauh dari kata layak.

​”Perlu saya sampaikan, sebelum direnovasi tempat ini begitu kumuh, kotor, dan bahkan kadang dijadikan tempat pembuangan sampah,” ujar Drajat.

​Melihat kondisi tersebut, Drajat berinisiatif membuat desain perubahan lalu melaporkannya kepada Bupati. Setelah mengantongi lampu hijau, ia bergerak cepat mengumpulkan seluruh tokoh masyarakat Moga untuk menyatukan visi membangun RTH.

​Namun, perjalanan membawa perubahan ini tidak selalu mulus. Drajat menceritakan adanya tantangan berupa isu miring yang sempat beredar di tengah masyarakat selama proses pembangunan.

​”Walaupun ketika proses pembangunan sedang dilakukan masih terdengar suara sumbang dengan tuduhan bahwa anggaran menggunakan APBD, demi Allah, anggaran yang digunakan murni swadaya,” tegasnya.

​Drajat merinci total dana yang terkumpul berkat kepedulian berbagai pihak. Mulai dari bantuan Bupati Pemalang sebesar Rp20 juta, sumbangan pribadi Camat sebesar Rp30 juta, hingga kontribusi luar biasa dari para donatur.

​”Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu kegiatan revitalisasi ini. Terima kasih wabil khusus untuk Gus Haris yang sudah menyumbangkan Rp140 juta, bukan hanya uang tetapi juga tenaga,” tambahnya, seraya mengapresiasi peran aktif tim Rescue Moga yang mengawal proses pengerjaan fisik di lapangan.

​Aksi nyata warga Moga ini mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari Bupati Pemalang, Anom Widiantoro. Menurut Bupati, apa yang dilakukan masyarakat Moga adalah potret ideal dari kemandirian sebuah wilayah.

​”Ini menjadi potret pembangunan serta menjadi motor penggerak pembangunan di Kabupaten Pemalang. Konsep swadaya seperti ini terbukti bisa kita jadikan fondasi kuat,” ungkap Anom Widiantoro.

​Bupati juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh donatur yang tidak bisa ia sebutkan satu per satu. Ia berharap, keberhasilan Kecamatan Moga bisa menularkan inspirasi bagi wilayah-wilayah lain di Pemalang.

​”Saya berharap ini bukan hanya berhenti di sini. Langkah ini bisa ditiru oleh kecamatan lain untuk membuka ruang terbuka hijau di tempat masing-masing. Mari kita saling mensuport dan mendukung, ini dari kita untuk kita,” tuturnya.

​Di akhir sambutan, Bupati menitipkan pesan penting kepada masyarakat untuk bersama-sama merawat fasilitas yang sudah dibangun dengan keringat dan swadaya tersebut.

​”Kita harus menjaga hasil dari pembangunan ini, sama-sama menjaga kebersihan dan lingkungan. Sekali lagi, saya titip kepada masyarakat untuk menjaga fasilitas umum ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Bupati.

​Kini, Alun-Alun Moga telah bertransformasi total. Tempat yang dulu dihindari karena kumuh, kini siap menjadi pusat interaksi, olahraga, dan rekreasi yang sehat bagi warga Pemalang.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *