Xbox One Akhirnya Jebol Setelah 12 Tahun, Hacker Pakai Metode “Bliss” untuk Tembus Sistem

  • Bagikan
banner 468x60

Liputan24Times — Konsol Xbox One akhirnya berhasil ditembus setelah lebih dari satu dekade dikenal sebagai perangkat yang sulit diretas.

Peneliti keamanan Markus “Doom” Gaasedelen memamerkan teknik eksploitasi baru bernama Bliss yang mampu membuka sistem keamanan Xbox One melalui modifikasi hardware tingkat rendah.

Example 300x600

Microsoft merilis Xbox One pada 2013 dan selama bertahun-tahun konsol ini terkenal lebih aman dibanding kompetitornya, termasuk PlayStation 4 yang lebih dulu mengalami jailbreak.

Namun pada konferensi keamanan RE verse 2026 di Florida, Markus Gaasedelen menunjukkan cara membobol Xbox One menggunakan metode baru bernama Bliss.

Teknik tersebut tidak memakai celah software biasa.

Markus justru memodifikasi komponen hardware konsol dengan menambahkan mikrokontroler tambahan, menyolder perangkat ke motherboard, serta melepas beberapa komponen tertentu untuk mencapai tegangan khusus.

Setelah proses modifikasi selesai, sistem Xbox One akhirnya memberikan akses low-level yang sebelumnya terkunci rapat.

Lewat akses tersebut, Markus bahkan mampu membuka enkripsi game Xbox One sehingga file game bisa disimpan dan dipreservasi dalam jangka panjang.

Meski berhasil, metode Bliss tergolong rumit karena membutuhkan perubahan fisik pada perangkat.

Teknik ini juga hanya bekerja pada Xbox One generasi pertama dan belum bisa digunakan pada Xbox One S maupun Xbox One X.

Sebagian pengamat menilai Xbox One baru berhasil diretas sekarang karena Microsoft lebih dulu menghadirkan Developer Mode pada 2016.

Fitur itu sudah memberi akses emulator dan aplikasi tambahan secara resmi sehingga minat jailbreak menjadi lebih kecil.

Karena Bliss memanfaatkan modifikasi hardware, Microsoft juga tidak bisa menutup celah tersebut hanya lewat update firmware atau software sistem.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *