PEMALANG, Liputan24times— Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali bergulir di Kabupaten Pemalang. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 Kodim 0711/Pemalang secara resmi dibuka melalui upacara di Lapangan Sepak Bola Dukuh Bantarjati, Desa Gunungbatu, Kecamatan Bodeh, Selasa (13/10/2026).
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” upacara pembukaan berlangsung khidmat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo, S.STP., M.AP., bertindak sebagai Inspektur Upacara untuk membacakan amanat Bupati Pemalang. Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil 11/Belik, Kapten Cpm Suwaryo.
Mewakili Bupati Pemalang, Sekda Bagus Sutopo menegaskan bahwa pembangunan dari tingkat desa merupakan fondasi utama dalam menciptakan kemajuan daerah secara menyeluruh. Bagi Pemerintah Kabupaten Pemalang, TMMD bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan sarana mempererat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui budaya gotong royong.“Program TMMD ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama. Melalui semangat kolaborasi, kita ingin memastikan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara merata,” tegas Bagus saat membacakan amanat Bupati.
Sinergi tersebut turut dibuktikan melalui dukungan anggaran sebesar Rp475,7 juta, yang bersumber dari APBD Kabupaten Pemalang sebesar Rp229,7 juta dan APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp246 juta.

Fokus Sasaran Fisik dan Nonfisik
Program yang dijadwalkan berlangsung selama 30 hari hingga 12 November 2026 ini memusatkan kegiatannya di Desa Gunungbatu, Kecamatan Bodeh. Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD merancang dua fokus utama, yakni sasaran fisik dan nonfisik.
Untuk sasaran fisik, TMMD difokuskan pada perbaikan dan pembukaan akses transportasi guna mendukung mobilitas serta perekonomian warga lokal. Pengerjaan tersebut meliputi:
- Pembukaan jalan baru sepanjang 677 meter.
- Pembangunan rabat beton di dua titik dengan total panjang 336 meter.
- Pembangunan talud sepanjang 116 meter.
- Pembuatan 1 unit plat deker dan 2 unit gorong-gorong buis beton.
Sementara pada sasaran nonfisik, warga akan dibekali beragam program penyuluhan dan sosialisasi edukatif. Materi yang disiapkan mencakup pemahaman wawasan kebangsaan, hukum, bahaya narkoba, hingga sosialisasi penerimaan prajurit TNI. Tidak hanya itu, perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat juga ditunjukkan lewat edukasi pencegahan stunting, pelayanan KB, mitigasi bencana, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga penataan administrasi kependudukan.

Peninjauan Lapangan
Rangkaian acara pembukaan ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong, penandatanganan naskah kerja sama, penyematan tanda peserta, serta penyerahan alat kerja.
Usai upacara dan pemaparan rencana kerja oleh Dansatgas TMMD, rombongan yang terdiri dari Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, Kasdim Mayor Kav Agus Solikhin, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta organisasi kewanitaan bergerak meninjau langsung titik pengerjaan fisik serta Gedung KDKMP di Dukuh Bantarjati.
Melalui TMMD Sengkuyung Tahap IV ini, Kodim 0711/Pemalang bersama Pemkab Pemalang berharap hasil pembangunan fisik dan nonfisik yang ditinggalkan dapat dirasakan manfaatnya secara jangka panjang demi terwujudnya desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

















