China Mulai Tekan Nvidia, GPU Khusus AI untuk Pasar Lokal Ikut Kena Blokir

  • Bagikan
BEIJING, CHINA - AUGUST 01: In this photo illustration, an Nvidia chip is seen through a magnifying glass on August 1, 2025 in Beijing, China. (Photo by VCG/VCG via Getty Images)
banner 468x60

Liputan24Times — Nvidia kembali menghadapi tekanan besar di pasar China.

Pemerintah setempat dilaporkan mulai memblokir distribusi GPU RTX 5090D V2, kartu grafis khusus yang Nvidia rancang agar tetap memenuhi aturan ekspor teknologi Amerika Serikat.

Example 300x600

Laporan Financial Times menyebut sejumlah checkpoint bea cukai China sudah memasukkan GPU tersebut ke daftar barang terlarang sejak pertengahan Mei 2026.

Padahal, Nvidia secara khusus membuat RTX 5090D V2 untuk pasar China setelah Amerika Serikat memperketat pembatasan ekspor chip AI canggih.

Situasi ini membuat posisi Nvidia semakin sulit.

Di satu sisi, perusahaan asal Amerika Serikat itu harus mengikuti regulasi ekspor dari pemerintah AS.

Di sisi lain, China mulai memperketat masuknya produk Nvidia, termasuk versi khusus yang sebelumnya dibuat agar lolos aturan perdagangan.

Sebelumnya, beberapa chip Nvidia lain seperti H200 dan H20 juga sempat menghadapi pembatasan serupa di China.

H20 bahkan menjadi salah satu chip andalan Nvidia untuk perusahaan teknologi besar China seperti Alibaba dan Tencent.

Namun hingga kini, pemerintah China maupun Nvidia belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan pemblokiran RTX 5090D V2.

Banyak analis menilai langkah tersebut menjadi bagian dari strategi China untuk mengurangi ketergantungan terhadap teknologi Amerika Serikat.

China saat ini terus mendorong pertumbuhan industri chip lokal melalui perusahaan seperti Huawei dan Cambricon.

Penjualan chip AI buatan Huawei juga dilaporkan mulai meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena banyak perusahaan domestik beralih ke produk lokal sebagai pengganti Nvidia.

Morgan Stanley memperkirakan pasar chip AI China bisa mencapai 67 miliar dollar AS pada 2030.

Lembaga tersebut juga memprediksi perusahaan domestik akan menguasai sekitar 86 persen pasar chip AI China dalam beberapa tahun mendatang.

Kondisi itu menunjukkan dominasi Nvidia di China berpotensi terus melemah seiring meningkatnya dukungan pemerintah terhadap industri semikonduktor lokal.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *