banner 728x250

Dituding Minim Transparansi, Kades Penakir Buka Suara: Kritik Media Adalah Dorongan untuk Perbaikan

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG Liputan24times– Kepala Desa (Kades) Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Agus Riyadi, angkat bicara menanggapi pemberitaan di salah satu media daring yang mengkritisi kinerja, transparansi pembangunan, serta dugaan sulit dihubungi. Kades Agus memberikan klarifikasi di ruang kerjanya pada Senin (24/11/2025), sekaligus menyampaikan apresiasi atas fungsi kontrol sosial yang dijalankan media.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran yang membangun,” ujar Agus Riyadi. “Saya beranggapan menjadi pemimpin memang harus siap dikritik, tentunya agar ke depannya akan lebih baik lagi.”katanya.

Example 300x600

Dalam keterangannya, Agus mengklarifikasi dua isu utama terkait pelaksanaan proyek Revitalisasi Jalan Aspal Dukuh Sarangan, yang didanai melalui Bantuan Keuangan Khusus Daerah (BKKD) Kabupaten Pemalang.

Pertama, terkait dugaan kualitas pekerjaan yang dinilai kurang memuaskan, Kades Agus mengatakan sudah berkomunikasi dengan pihak terkait untuk melakukan perbaikan. “Terkait pekerjaan yang diduga kurang bagus, kami sudah berkoordinasi dengan pihak ketiga untuk diperbaiki,” tegasnya.

Kedua, mengenai kelalaian pemasangan papan informasi proyek, Agus mengakui adanya kekurangan tersebut saat pelaksanaan awal. “Memang kemarin belum dipasang, dan alhamdulillah sekarang sudah dipasang,” tambahnya, menegaskan komitmen desa untuk memenuhi kewajiban transparansi publik.

Menanggapi kritik bahwa dirinya sulit dihubungi, Kades Agus menjelaskan alasan ketidak responsifan komunikasinya, yang ternyata dipicu oleh kegiatan mendesak di luar daerah.
“Saya akui kalau untuk chat WA tidak langsung saya balas, akan tetapi kalau telepon langsung saya angkat,” jelasnya. “Soalnya posisi saya sambil nyetir berangkat ke Jakarta untuk menjemput warga kami yang kecelakaan di Jakarta Selatan atas nama Yusuf, warga Penakir Wanasari RT 27 RW 10.” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa warga yang mengalami kecelakaan kerja tersebut kini telah berhasil dibawa pulang dan dirawat di RS Siaga Medika Pemalang, menunjukkan bahwa alasan ketidakhadirannya di desa adalah untuk mengurus kepentingan kemanusiaan warganya.

Mengakhiri keterangannya, Kades Agus Riyadi juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pemalang atas perhatian dan alokasi bantuan pembangunan yang telah diberikan kepada Desa melalui BKKD.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *