Gandeng TNI-Polri, Plt. Bupati Pemalang Turun Langsung Tinjau Karya Bakti di Desa Kauman

  • Bagikan
Oplus_131072
banner 468x60

PEMALANG, Liputan24times— Pemerintah Kabupaten Pemalang menggandeng TNI dan Polri mengambil langkah cepat guna mengantisipasi ancaman banjir menjelang datangnya musim penghujan. Sinergi lintas instansi ini diwujudkan melalui aksi karya bakti dengan menormalisasi aliran sungai di Desa Kauman, Kecamatan Comal, pada Rabu (26/8/2026).

​Kegiatan yang bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI tersebut ditinjau langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang Nurkholes, Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Edy Wibowo, serta Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana.

​Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, menegaskan bahwa pembersihan dan pengerukan alur sungai ini menjadi langkah krusial untuk memastikan limpasan air lancar, sehingga risiko genangan di kawasan pemukiman dapat ditekan semaksimal mungkin.

​“Kami bersama jajaran Polres dan Kodim melakukan pemantauan langsung karya bakti ini. Salah satu fokus utamanya adalah normalisasi kali di Desa Kauman agar saat intensitas hujan meningkat, wilayah ini bebas banjir,” ujar Nurkholes di lokasi kegiatan.

​Ia menambahkan, program mitigasi bencana ini tidak berhenti di Desa Kauman saja. Pemkab Pemalang telah memetakan sejumlah titik rawan lainnya untuk dilakukan penanganan serupa secara berkesinambungan.

​“Normalisasi akan menyasar desa-desa lain yang memiliki aliran sungai berpotensi banjir. Kita lakukan upaya pencegahan sejak dini agar musibah banjir seperti tahun lalu tidak terulang,” tegasnya.

​Komandan Kodim 0711/Pemalang, Letkol Edy Wibowo, menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata kesolidan aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat. Wilayah Kecamatan Comal, khususnya kawasan utara, memang memerlukan perhatian ekstra mengingat daerah tersebut juga kerap terdampak banjir rob.

​“Ini wujud sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, dan warga. Setelah pengerjaan di Kauman rampung, penataan aliran air akan dilanjutkan ke lokasi-lokasi berisiko tinggi lainnya,” terang Letkol Edy.

​Senada dengan Dandim, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menurunkan sekitar 20 personel gabungan dari Polres dan Polsek Comal untuk memperkuat jajaran TNI serta pemerintah dalam aksi sosial ini.

​“Wilayah utara ini memiliki catatan historis banjir rob yang cukup parah tahun lalu. Karena itu, pengeroyokan pembersihan saluran air ini sangat penting dilakukan sebelum puncak musim hujan tiba,” kata AKBP Rendy.

​Tak hanya fokus pada pengerukan sungai, rombongan jajaran Forkopimda Pemalang tersebut juga meninjau aksi pembersihan Masjid Nurul Huda Desa Kauman. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kelompok Bermain (KB) Bina Lestari untuk menyapa jajaran pengajar dan warga sekitar.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *