banner 728x250

Heboh Isu 80 Ton Bantuan Hilang di Bener Meriah, Begini Klarifikasi Resmi Pemkab

  • Bagikan
banner 468x60

Liputan24times — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, mengungkapkan adanya kabar yang cukup mengejutkan terkait distribusi bantuan untuk korban bencana di Kabupaten Bener Meriah.

Ia menerima informasi bahwa sekitar 80 ton logistik yang dikirim ke wilayah tersebut diduga tak sampai ke tujuan.

Example 300x600

Mualem menjelaskan bahwa pemerintah provinsi sebenarnya telah mengirimkan berbagai jenis bantuan ke wilayah terdampak. Namun, menurutnya, efektivitas penyaluran sangat bergantung pada proses distribusi di lapangan. Ia bahkan menyebut mendapat “berita burung” soal bantuan yang hilang dan tidak jelas ke mana arahnya.

“Saya dengar kabar ada sekitar 80 ton yang hilang entah ke mana. Kita kirimkan semua ke Bener Meriah, dan juga banyak donatur yang menyumbang. Tapi kalau penyalurannya tidak tepat sasaran, ya jadinya begini,” ujar Mualem.

Meski begitu, Mualem mengaku belum memastikan kebenaran kabar tersebut. Ia berencana meminta Pangdam Iskandar Muda serta Kapolda Aceh untuk menelusuri ulang jalur distribusi logistik, termasuk memastikan penyaluran bantuan berjalan adil dan tepat sasaran.

Posko Bencana Bener Meriah: “Yang Masuk Gudang Tidak Ada yang Hilang”

Menanggapi pernyataan Gubernur, Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Bener Meriah, Ilham Abdi, memberikan klarifikasi. Ia memastikan bahwa seluruh logistik yang masuk melalui gudang resmi telah dicatat dan diawasi secara ketat.

Menurut Ilham, bantuan yang tiba di Bandara Rembele langsung diterima petugas dan dikawal menuju gudang logistik. Di dalam gudang, pengawasan dilakukan oleh personel TNI AU yang bertugas.

“Kalau sudah masuk gudang logistik, dipastikan tidak ada yang hilang. Semua ada catatannya,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai logistik yang hilang dari gudang. Setiap bantuan yang disalurkan memiliki data penerima, jumlah bantuan, hingga dokumentasi sebagai bagian dari standar operasional.

Untuk menghindari kesalahpahaman, Ilham kembali mengimbau para donatur agar mengirimkan barang langsung ke posko resmi atau penerima yang telah menunggu di gudang kargo Bandara Rembele. Hal ini dilakukan agar distribusi tetap tertib dan mudah dilacak.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *