banner 728x250

Lewandowski Ungkap Pernah Diminta Barca Tahan Diri Soal Gol

  • Bagikan
banner 468x60

Liputan24times — Robert Lewandowski mengungkap cerita mengejutkan dari masa awalnya berseragam Barcelona. Penyerang asal Polandia itu mengakui bahwa klub sempat memintanya untuk tidak terlalu produktif mencetak gol demi alasan finansial.

Lewandowski bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2022 dan langsung tampil tajam. Ia mencetak 23 gol dari 34 laga LaLiga, sekaligus membawa Blaugrana menjuarai liga untuk pertama kalinya sejak era Lionel Messi berakhir pada 2021.

Example 300x600

Namun di balik performa impresif tersebut, terdapat klausul dalam kontraknya. Barcelona diwajibkan membayar bonus kepada Bayern Munich jika Lewandowski mencapai 25 gol liga. Nilainya disebut mencapai sekitar 2,5 juta euro.

Dalam situasi keuangan klub yang sedang tertekan, manajemen Barcelona disebut ingin menghindari pengeluaran tambahan. Lewandowski pun mengakui bahwa dirinya sempat diminta untuk menahan diri mencetak gol di penghujung musim 2022/2023.

Pengakuan itu disampaikan Lewandowski dalam wawancara dengan jurnalis Polandia, Bogdan Rymanowski, yang kemudian dikutip Fabrizio Romano.

“Saya sebenarnya tidak ingin membicarakan hal ini terlalu jauh. Saya sangat menghormati Barcelona dan semua orang yang bekerja di sana,” ujar Lewandowski.

Ia memahami kondisi klub saat itu dan menilai ada situasi di mana kepentingan tim harus didahulukan dibanding kepentingan pribadi.

“Saya sadar situasi klub ketika itu. Ada saat-saat di mana Anda harus mengorbankan sesuatu secara pribadi demi kebaikan klub. Ini soal bonus yang bergantung pada jumlah gol yang saya cetak,” lanjutnya.

Menurut Lewandowski, bonus tersebut cukup besar dan Barcelona memang sedang berusaha menghemat setiap euro. Dari sisi pribadi, ia mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.

“Bagi saya secara pribadi, itu tidak mengubah apa pun. Jadi saya tidak punya masalah dengan situasi itu,” katanya.

Meski demikian, Lewandowski mengakui permintaan tersebut sempat memengaruhi pikirannya di lapangan.

“Itu tetap ada di kepala Anda. Walaupun hanya sedikit, tapi cukup membuat saya ragu pada satu momen—apakah saya harus mencetak gol atau tidak,” tutupnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *