Liputan24times – Sahur dan berbuka puasa merupakan dua rangkaian penting dalam ibadah puasa Ramadhan. Keduanya tidak sekadar aktivitas makan dan minum, tetapi juga bagian dari sunnah yang sarat nilai spiritual dan keberkahan.
Sahur menjadi pembeda antara puasa umat Islam dan umat sebelumnya, sedangkan berbuka puasa adalah momen syukur setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Bila dijalani dengan kesadaran dan adab yang benar, sahur dan berbuka akan membuat ibadah puasa terasa jauh lebih bermakna.
Berikut panduan doa sahur dan buka puasa Ramadhan 2026 lengkap dengan bacaan Arab, Latin, artinya, serta sunnah yang dianjurkan dikutip dari laman NU ONLINE Jum’at, (20/2/2026).
Doa Sahur Puasa Ramadhan
Pada dasarnya, tidak ada doa sahur khusus yang diajarkan secara spesifik oleh Rasulullah SAW sebelum makan sahur.
Namun, umat Islam dianjurkan membaca niat puasa serta doa sebelum dan sesudah makan, sebagaimana doa makan pada umumnya.
1. Niat Puasa Ramadhan
Niat puasa Ramadhan adalah rukun yang tidak boleh ditinggalkan. Dalam Mazhab Syafi’i, niat dilakukan setiap malam sebelum terbit fajar, sedangkan Mazhab Maliki membolehkan satu niat untuk satu bulan penuh pada malam pertama Ramadhan.
Sebagai bentuk kehati-hatian, banyak ulama menganjurkan niat dilakukan setiap malam, baik setelah sholat Tarawih maupun saat sahur.
Niat puasa harian:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”
Niat puasa sebulan penuh (Mazhab Maliki):
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa sepanjang bulan Ramadhan tahun ini, wajib karena Allah Ta’ala.”
2. Doa Sebelum Makan Sahur
Arab:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Allahumma barik lana fima razaqtana wa qina ‘adzaban nar.
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang Engkau berikan dan lindungilah kami dari siksa neraka.”
3. Doa Setelah Makan Sahur
Arab:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Latin:
Alhamdulillahil ladzi ath’amana wa saqana wa ja’alana minal muslimin.
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk orang-orang Muslim.”
Sunnah Melaksanakan Sahur
Nabi Muhammad SAW menganjurkan sahur karena di dalamnya terdapat keberkahan. Beberapa sunnah sahur yang dianjurkan antara lain:
1. Mengakhirkan sahur, mendekati waktu Subuh.
2. Tidak meninggalkan sahur meski hanya seteguk air, karena sahur adalah pembeda puasa umat Islam.
3. Memanfaatkan sepertiga malam terakhir untuk istighfar dan berdoa karena termasuk waktu mustajab.
Doa Buka Puasa Ramadhan
Berbuka puasa adalah salah satu waktu terkabulnya doa. Orang yang berpuasa memiliki kesempatan istimewa untuk memanjatkan doa sebelum menyantap hidangan.
Doa Berbuka Puasa yang Paling Umum
Arab:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin:
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.
Artinya:
“Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”
Doa Berbuka Puasa Lainnya
Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Latin:
Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu.
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Sunnah Berbuka Puasa
Agar berbuka puasa semakin bernilai ibadah, berikut sunnah yang dianjurkan:
1. Menyegerakan berbuka saat azan Maghrib berkumandang.
2. Berbuka dengan kurma, atau air putih jika tidak tersedia.
3. Membaca doa sebelum berbuka, lalu memperbanyak doa pribadi.
4. Tidak berlebihan saat berbuka, agar tubuh tetap kuat beribadah malam hari.




















