PEMALANG Liputan24times– Pemerintah Kabupaten Pemalang tengah berupaya keras mengejar target penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) yang masih jauh dari harapan hingga menjelang akhir tahun 2025. Dari target ambisius sebanyak 23.000 kasus, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemalang baru berhasil mendeteksi 9.000 kasus TBC.
Situasi ini mendorong Bupati Pemalang, Anom, untuk memberikan instruksi tegas kepada Dinkes dan seluruh jajarannya agar segera mengintensifkan upaya penanganan TBC di wilayah tersebut.
Instruksi tersebut disampaikan Bupati Anom dalam acara Kampanye Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS TBC) yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 dengan tema “Generasi Sehat Masa Depan Hebat.”
“Penanganan TBC melibatkan seluruh elemen masyarakat melalui kolaborasi antarinstansi, kesehatan, pemerintah, dan swasta,” ujar Anom, menekankan pentingnya sinergi.
Bupati Anom berharap besar agar target penemuan kasus yang dilaporkan oleh Kepala Dinkes dapat tercapai, dan penyebaran TBC tidak semakin meluas. “Syukur-syukur bisa ditemukan pasien-pasien TBC yang ada di Kabupaten Pemalang,” tambahnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kadis Kesehatan beserta jajaran puskesmas yang dianggap sebagai “penjaga gawang utama” dalam menemukan suspek penyakit TBC.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Pemalang, Yulies Nuraya, memaparkan fakta krusial bahwa Indonesia menempati posisi nomor 2 di dunia sebagai negara penyandang penderita TBC. Fakta ini menegaskan perlunya gerakan bersama untuk memberantas TBC melalui langkah-langkah TOSS: Temukan, Obati, Sampai Sembuh.
Yulies secara khusus berpesan kepada masyarakat untuk menghilangkan stigma dan rasa takut terkait penyakit ini.
“Kepada masyarakat jangan takut diobati, jangan takut periksa dan jangan malu kalau menderita TBC,” tegas Yulies.
Ia membenarkan bahwa target Pemalang pada tahun 2025 adalah menemukan 23.000 penderita TBC, dan hingga kini masih menyisakan sekitar 14.000 kasus yang belum terdeteksi. “Jadi target kita masih banyak, harus ketemu para penderita TBC di Kabupaten Pemalang,” tutupnya.
Acara TOSS TBC tersebut turut dimeriahkan dengan senam bersama jajaran Puskesmas se-Kecamatan Watukumpul, yang juga diikuti oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie.



















