PEMALANG – Kabar gembira menyelimuti warga Dusun Bengkeng, Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang. Berkat sinergi profesional antara Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (MBG) yang dikelola pasangan romantis pengelola koperasi, program Corporate Social Responsibility (CSR) berhasil direalisasikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur vital.
Pada Rabu (28/4/2026), pengerjaan proyek rabat beton di dua titik lokasi resmi dimulai. Pembangunan ini merupakan bukti nyata komitmen pengurus koperasi untuk mengembalikan keuntungan usaha demi kesejahteraan masyarakat desa.

Total nilai CSR yang digelontorkan mencapai lebih dari Rp30 juta rupiah, yang dialokasikan untuk memperbaiki jalan rusak yang selama ini mengeluhkan warga. Rincian proyek tersebut meliputi:
Titik Pertama, di RT 02/RW 01 Dusun Bengkeng, dengan anggaran sebesar Rp20.025.000. Proyek ini mencakup pembangunan rabat beton sepanjang 65 meter, lebar 3 meter, dan tebal 12 cm. Kemudian Titik Kedua, di RT 14/RW 03 Dusun Bengkeng, dengan anggaran senilai Rp10.765.000.
Kehadiran alat berat dan material bangunan disambut antusias oleh warga setempat. Kondisi jalan sebelumnya yang rusak dan berlubang sering menghambat aktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan. Dengan adanya perbaikan ini, akses mobilisasi warga diharapkan menjadi lebih lancar dan aman.

Kepala Desa Mereng, Andri, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua dan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia menilai langkah ini sebagai contoh ideal bagaimana badan usaha milik desa dapat berperan aktif dalam pembangunan.
“Saya sangat bersyukur dan menyambut baik atas pembangunan jalan tersebut. Ini adalah buah dari duet profesional antara KDMP dan para pengusaha MBG di desa kita,” ujar Andri di lokasi proyek.
Andri menambahkan bahwa kolaborasi yang solid antara koperasi dan pelaku usaha lokal mampu menghasilkan keuntungan (laba) yang signifikan. Keuntungan inilah yang kemudian dialokasikan kembali melalui program CSR untuk membiayai pembangunan desa tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) secara penuh.

Di dampingi Bintara pembina Desa (Babinsa) Ketua Koperasi Desa Merah Putih Desa Mereng, Sukamto menegaskan, bahwa segenap pengurus dan anggota berkomitmen penuh untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui jalur yang legal dan sesuai undang-undang. Menurutnya, model bisnis yang dijalankan saat ini membuktikan bahwa koperasi bisa menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus agen pembangunan.
“Kami berharap para pengusaha MBG yang ada di wilayah Desa Mereng dapat bersinergi dan bekerja sama dengan koperasi. Tujuannya agar masyarakat luas bisa ikut merasakan manfaat langsung dari roda usaha yang berputar di desa ini,” jelas Sukamto.
Sukamto juga menatap optimis masa depan pengelolaan koperasi. Ia bertekad untuk terus mengelola organisasi dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas agar pendapatan desa terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Dengan manajemen yang baik, insyaallah pendapatan desa akan lebih tinggi lagi, sehingga program-program pemberdayaan masyarakat lainnya bisa segera terlaksana,” pungkasnya.

Keberhasilan program CSR di Desa Mereng ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Pemalang untuk mengoptimalkan potensi koperasi dan UMKM lokal demi kemandirian dan kemajuan bersama.



















