​Diresmikan Kemenko Pangan, Kopdes Merah Putih Penggarit Siap Pangkas Rantai Tengkulak

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG – Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih Desa Penggarit, Kecamatan Taman, resmi beroperasi mulai Sabtu (16/5/2026). Kopdes ini menjadi bagian dari 1.061 unit koperasi di Indonesia yang diresmikan secara serentak oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
​Meski pusat peresmian nasional dipusatkan di Nganjuk, Jawa Timur, jajaran aparatur Pemkab Pemalang, TNI, dan pengurus koperasi di Pemalang mengikuti jalannya peresmian secara daring langsung dari Kopdes Merah Putih Desa Penggarit. Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian secara simbolis untuk tingkat kabupaten.

​Kepala Desa Penggarit, Imam Wibowo, menyatakan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih di wilayahnya akan difokuskan pada pengembangan potensi agro dan pemberdayaan petani lokal. Saat ini, komoditas unggulan yang mulai digarap serius adalah sektor pertanian jagung.
​”Melalui koperasi ini, kami ingin hasil panen petani dapat ditampung langsung. Tujuannya jelas, meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memangkas ketergantungan mereka terhadap tengkulak atau spekulan,” ujar Imam usai peresmian.

Example 300x600

​Target 223 Titik di Pemalang: 130 Unit Siap Beroperasi
​Pembangunan Kopdes Merah Putih di Kabupaten Pemalang terbilang masif. Komandan Kodim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, yang turut hadir dalam peresmian tersebut membeberkan progres pembangunannya.

​130 titik sudah selesai 100 persen dan siap beroperasi.
​93 titik sisanya masih dalam proses pembangunan fisik serta penyelesaian administrasi.
​Letkol Inf Muhammad Arif menambahkan, meski peresmian sudah dilakukan dan operasional mulai berjalan bertahap, beberapa fasilitas penunjang saat ini masih dalam proses distribusi. Sejumlah sarana mobilitas seperti kendaraan operasional, mobil 4×4, serta motor roda tiga kini sedang dalam tahap mobilisasi ke masing-masing desa.

​Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskumdag) Kholimin, berharap Kopdes Merah Putih mampu menjadi episentrum baru perekonomian desa.
​”Kami ingin warga desa bisa membeli kebutuhan sehari-hari sekaligus memasarkan produk lokal mereka di sini. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi pemerintah desa, masyarakat, OPD, lintas instansi, hingga BUMD yang bersinergi mewujudkan hal ini,” ungkap Bupati.

​Namun, Bupati juga memberikan peringatan keras kepada seluruh pengurus koperasi agar mengelola lembaga ini secara profesional dan transparan.
​”Jangan sampai Kopdes Merah Putih justru dijadikan sarana untuk mengambil keuntungan pribadi. Hindari segala perbuatan yang merugikan organisasi agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya dalam sambutan tersebut.

​Mengantisipasi kekhawatiran adanya tumpang tindih fungsi di tingkat desa, Pemkab Pemalang memastikan bahwa keberadaan Kopdes Merah Putih tidak akan berbenturan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
​Keduanya dipastikan akan berjalan beriringan sesuai dengan porsi dan bidang masing-masing. Alih-alih berkompetisi, Kopdes dan BUMDes akan saling mendukung demi memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di desa, memperkokoh ketahanan pangan, serta membuka lapangan usaha baru bagi masyarakat arus bawah.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *