Sinergi TNI dan Warga Sukseskan TMMD Sengkuyung II di Pemalang, Talud 778 Meter Rampung

  • Bagikan
banner 468x60

Pemalang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Kabupaten Pemalang resmi berakhir. Penutupan program kemanunggalan ini ditandai dengan upacara khidmat yang digelar di Lapangan Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, pada Kamis (21/5/2026).

​Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Muhammad Arif, membacakan amanat tertulis dari Panglima Kodam IV/Diponegoro.

Example 300x600

​Tahun ini, TMMD mengusung tema besar “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Pesan utama dari tema tersebut adalah menegaskan bahwa pembangunan yang dimulai dari desa merupakan fondasi krusial bagi kemajuan nasional, demi terciptanya pemerataan ekonomi dan kesejahteraan warga.​”Program TMMD merupakan potret nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pembangunan di kawasan pedesaan, wilayah terpencil, hingga daerah yang rawan bencana,” ujar Letkol Inf Muhammad Arif saat membacakan amanat.

​Program TMMD Tahap II ini berhasil menuntaskan berbagai sasaran fisik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian masyarakat. Beberapa proyek infrastruktur yang berhasil diselesaikan meliputi:

  • ​Pembangunan dan perbaikan akses jalan.
  • ​Rehabilitasi jembatan dan pembuatan saluran irigasi.
  • ​Pembenahan fasilitas sosial (tempat ibadah, sekolah, dan puskesmas).
  • ​Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta program jambanisasi untuk sanitas warga.

​Secara khusus, Sekretaris Operasi TMMD, Eko Budiharjo, melaporkan salah satu capaian utama infrastruktur di Desa Klareyan. Tim Satgas berhasil merampungkan pembangunan talud sepanjang 778 meter dengan lebar 0,32 meter dan tinggi 0,65 meter. Proyek ini selesai tepat waktu sesuai dengan target yang dicanangkan

​Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, TMMD Sengkuyung II juga menaruh perhatian besar pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai kegiatan nonfisik.

​Selama program berlangsung, masyarakat mendapatkan beragam penyuluhan dan sosialisasi penting, di antaranya:

  1. Wawasan Kebangsaan: Penyuluhan bela negara, hukum, kamtibmas, hingga pencegahan narkoba.
  2. Kesehatan & Keluarga: Sosialisasi penanganan stunting serta pelayanan Keluarga Berencana (KB).
  3. Pemberdayaan & Layanan Publik: Edukasi sektor pertanian, sosialisasi mitigasi bencana alam, tertib administrasi kependudukan, hingga informasi penerimaan prajurit TNI.

​Melalui keberhasilan seluruh program fisik dan nonfisik ini, TMMD diharapkan tidak hanya meninggalkan infrastruktur yang kokoh, tetapi juga membangkitkan semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat desa di Pemalang.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *