​Hadiri Haul Masyayikh Ponpes Salafiyah, Bupati Pemalang Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG – Acara Haul Masyayikh Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang berlangsung dengan penuh khidmat pada Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang digelar di lingkungan pesantren tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, serta ribuan jemaah yang memadati lokasi pengajian.

​Rangkaian pengajian umum dalam haul ini diisi oleh ulama kondang Nahdlatul Ulama (NU) asal Yogyakarta, KH Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq.

Example 300x600

​Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pondok Pesantren Salafiyah Kauman atas kontribusi besarnya dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, ukhuwah (persaudaraan), dan moralitas masyarakat di Kabupaten Pemalang.​“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat dan menjaga moral bangsa. Tradisi keilmuan yang terus dijaga hingga saat ini menjadi kekuatan besar bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ujar Anom.

Menurut Anom, peringatan haul bukan sekadar bentuk penghormatan kepada para masyayikh dan pendiri pesantren, melainkan juga momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah tantangan global.

​Ia menekankan bahwa ketahanan bangsa Indonesia dalam menghadapi perkembangan zaman tidak lepas dari peran besar para ulama yang konsisten menjaga akhlak umat. Oleh karena itu, Anom mengajak masyarakat untuk membumikan nilai-nilai Pancasila—mulai dari ketuhanan hingga keadilan sosial—dalam kehidupan sehari-hari.

​“Kami meyakini pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlakul karimah serta mampu menjaga persatuan bangsa,” tambahnya.

​Di akhir sambutannya, Bupati Pemalang mengajak seluruh hadirin untuk terus mendoakan para pendiri dan masyayikh Ponpes Salafiyah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga berharap generasi penerus dapat melanjutkan estafet perjuangan para ulama terdahulu dengan penuh keistiqamahan.

​Acara yang berlangsung religius ini turut dihadiri oleh jajaran alim ulama, kiai, santri, alumni pesantren, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *