Akses Vital Diperlebar, Warga Pulosari Bersyukur Trimaksih Bupati.

  • Bagikan
banner 468x60

Pemalang, Liputan24times – Warga Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, kini dapat bernapas lega. Rasa syukur mendalam disampaikan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang di bawah kepemimpinan Bupati Anom Widiantoro, sedang di kerjakanya proyek pelebaran akses jalan dan jembatan di wilayah tersebut.

Akses jalan kabupaten ruas Pulosari–Karangsari yang sebelumnya hanya berukuran 3,8 meter kini dilebarkan menjadi 6 meter. Tak hanya jalan, jembatan di ruas yang sama juga diperlebar secara signifikan dari 3 meter menjadi 6,5 meter.

Example 300x600

Jalur Alternatif Penting yang Kerap Macet

Perluasan infrastruktur ini disambut gembira mengingat ruas Pulosari–Karangsari merupakan jalan alternatif vital yang sering digunakan oleh pemudik untuk menuju Kabupaten Tegal dan Kabupaten Purbalingga. Kondisi jalan dan jembatan yang sempit sebelumnya kerap menimbulkan kesulitan, terutama saat terjadi peningkatan volume kendaraan.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Pemalang karena memprioritaskan pelebaran dan pembangunan jembatan,” ujar Suripto, salah seorang warga Desa Nyalembeng, kepada media Liputan24times pada Rabu (29/10/2025).

Suripto menuturkan bahwa sebelum dilebarkan, sangat sulit bagi dua kendaraan untuk berpapasan, apalagi jika melibatkan mobil besar. “Saya kasihan kalau melihat mobil berpapasan, salah satunya harus mengalah. Apalagi kalau pas mau Lebaran, macet, Mas,” tambahnya. Ia menyambut baik pelebaran jalan di depan rumahnya hingga lebih dari 2 meter.

Senada dengan Suripto, Mahpul warga Desa Clekatakan Kecamatan Pulosari yang merupakan pengguna jalan Pulosari–Karangsari sehari-hari, juga mengungkapkan rasa gembiranya. Ia mengaku sering terpaksa mengalah dan memundurkan kendaraannya saat berpapasan di jembatan yang lama.
“Ini luar biasa! Saya sangat senang sekali jembatan yang biasanya hanya 3 meter kini diperlebar jadi 6,5 meter. Coba sampean bayangkan pas malam hari hujan, lewat jembatan sempit harus mengalah mundur untuk bisa gantian melewatinya,” ucap Mahpul dengan tawa gembira. “Saya sangat apresiasi kepada Pak Bupati, sudah mau mendengarkan dan merealisasikan keluh kesah serta mewujudkan permintaan warganya,” imbuhnya.

Komitmen Pemkab Pemalang Tingkatkan Infrastruktur

Di lokasi yang sama, Kepala Unit Pemeliharaan Jalan dan Irigasi (UPJI) III Randudongkal, Yudi Kusworo, membenarkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang terus berupaya memprioritaskan pembangunan infrastruktur.
“Rekonstruksi jalan menjadi prioritas utama sesuai dengan perintah Bupati,” tutur Yudi Kusworo.

Lebih lanjut, Yudi menyampaikan capaian kemantapan jalan di wilayah kerjanya. Dari total panjang jalan 87,81 km di 26 ruas jalan, tingkat kemantapan jalan telah mencapai 78,01% hingga akhir tahun 2025.
“Insya Allah, di tahun depan, PR (pekerjaan rumah) kita hanya tinggal beberapa persen saja,” tutup Yudi, menunjukkan optimisme Pemkab Pemalang dalam menuntaskan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan di seluruh wilayahnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *