Liputan24Times — Rockstar Games akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusan mereka merilis Grand Theft Auto VI (GTA 6) lebih dulu di konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X/S sebelum menghadirkannya ke platform PC.
Keputusan ini memicu kekecewaan di kalangan gamer PC, tetapi perusahaan menegaskan langkah tersebut memang bagian dari strategi utama sejak awal pengembangan game dikutip dari The Guardian Jumat, (8/5/2026).
Rockstar memastikan GTA 6 bakal meluncur perdana pada 19 November 2026 untuk PS5 dan Xbox Series X/S. Sementara itu, perusahaan belum mengumumkan jadwal resmi perilisan versi PC.
CEO Take-Two Interactive sekaligus induk perusahaan Rockstar, Strauss Zelnick, mengungkap bahwa timnya sengaja memprioritaskan pemain konsol karena mereka dianggap sebagai basis pengguna inti untuk franchise GTA.
Dalam wawancara bersama Bloomberg, Zelnick mengatakan Rockstar selalu memulai peluncuran game besar mereka di konsol agar dapat memberikan pengalaman terbaik kepada pasar utama terlebih dahulu.
Menurut dia, jika Rockstar gagal memenuhi ekspektasi gamer inti saat peluncuran awal, perusahaan bakal kesulitan menarik perhatian pasar yang lebih luas di tahap berikutnya.
Selain itu, Zelnick juga mengonfirmasi bahwa Sony memegang hak pemasaran eksklusif GTA 6 di platform PS5.
Karena itu, berbagai trailer, promosi, dan materi iklan GTA 6 kemungkinan besar akan lebih banyak menampilkan branding PlayStation.
Meski demikian, Zelnick membantah rumor yang menyebut Sony ikut menahan perilisan GTA 6 versi PC.
Ia menegaskan Rockstar memang memiliki tradisi merilis game di konsol lebih dulu sebelum membawanya ke PC.
Strategi tersebut sebenarnya bukan hal baru bagi Rockstar Games. Beberapa game populer mereka seperti GTA 5, Red Dead Redemption 2, LA Noire, hingga Max Payne 3 juga lebih dulu hadir di konsol sebelum akhirnya menyambangi PC beberapa bulan hingga beberapa tahun kemudian.
GTA 5 sendiri baru hadir di PC sekitar satu setengah tahun setelah debut awalnya di konsol.
Meski terlambat, versi PC justru mencetak kesuksesan besar berkat dukungan komunitas modding dan penjualan tinggi di platform Steam.
Karena itu, banyak gamer memprediksi Rockstar kembali memakai strategi serupa untuk GTA 6.
Selain memperkuat penjualan konsol di awal peluncuran, langkah tersebut juga berpotensi mendorong sebagian pemain membeli game dua kali saat versi PC akhirnya dirilis.



















