APBD Pemalang Lindungi Nelayan: Belasan Ribu Pekerja Rentan Kini Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

  • Bagikan
APBD Pemalang Lindungi Nelayan: Belasan Ribu Pekerja Rentan Kini Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan
APBD Pemalang Lindungi Nelayan: Belasan Ribu Pekerja Rentan Kini Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan
banner 468x60

Pemalang, 8 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam melindungi masyarakat pekerja, khususnya di sektor rentan. Melalui terobosan kebijakan yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab Pemalang berhasil mendaftarkan lebih dari 11.000 pekerja rentan, sebagian besar di antaranya adalah nelayan, ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Langkah strategis ini menjadi payung pengaman sosial yang krusial bagi ribuan keluarga di Pemalang.

Wujud nyata dari perlindungan ini terlihat saat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang, Umroni, menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris almarhum Busaeri. Busaeri, seorang nelayan dari Desa Lawangrejo, meninggal dunia saat bekerja di kapal dan tercatat sebagai penerima manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Berkat pendaftarannya ke BPJS Ketenagakerjaan oleh Pemkab, istrinya, Casmiah, dapat menerima santunan tunai yang sangat berarti.

Example 300x600

Bupati Anom mengungkapkan rasa syukurnya atas penyerahan santunan ini. “Alhamdulillah pagi ini sudah diterima oleh keluarga, mudah-mudahan dapat bermanfaat buat keluarga,” ujarnya. Ini bukan sekadar penyerahan santunan biasa, melainkan cerminan dari kebijakan daerah yang pro-rakyat.

Kepala Disnaker Pemalang, Umroni, menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan upaya untuk memperluas jaring perlindungan sosial. “Pentingnya kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan diri di BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya perlindungan baik jaminan hari tua maupun santunan kematian,” jelas Umroni.

Yang membanggakan, program pendaftaran 11.000 lebih pekerja rentan—terutama mereka yang berusia 55-65 tahun—melalui APBD ini adalah yang pertama dan satu-satunya di Pemalang pada era kepemimpinan Bupati Anom.

“Mudah-mudahan hal yang baik ini akan terus ditingkatkan sebagai bagian atensi Pemerintah Daerah kepada masyarakat khususnya yang rentan dan kurang mampu,” pungkas Umroni, menegaskan bahwa ini adalah langkah awal dari komitmen jangka panjang Pemkab Pemalang untuk memastikan kesejahteraan dan keamanan sosial bagi warganya. Kehadiran program ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi para pekerja rentan, knowing that their contributions are valued and their families are protected.

Editor: Redaksi
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *