PEMALANG Liputan24times– Tim sepak bola Purnel FC Suradadi berhasil menasbihkan diri sebagai kampiun dalam turnamen bergengsi NCM Open Sugihwaras 2025. Kemenangan ini diraih setelah mereka menundukkan Putra Samudra FC Slawi dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang digelar di Lapangan Dewa Ruci Tanjungsari, Minggu (7/12/2025).
Pertandingan puncak tersebut berlangsung sengit dan dihadiri langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie.
Penyerahan Hadiah dan Apresiasi Sportivitas
Usai peluit panjang dibunyikan, Bupati Anom secara simbolis menyerahkan trofi dan hadiah uang tunai sebesar Rp45 juta kepada Purnel FC sebagai Juara 1. Sementara itu, posisi runner-up diraih oleh Putra Samudra FC yang membawa pulang trofi serta uang tunai Rp25 juta, diserahkan oleh Komisaris PT NCM Sugihwaras, Wakris.
Bupati Anom Widiyantoro memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya kompetisi yang dinilai menjunjung tinggi sportivitas.
“Pertandingannya seru dan menunjukkan fairplay. Hal yang paling membanggakan adalah penyelenggaraannya aman, sukses, dan suporternya sangat tertib. Tanjungsari luar biasa,” puji Bupati saat ditemui media usai acara.
Harapan untuk Prestasi Sepak Bola Pemalang
Bupati berharap turnamen ini menjadi pemantik semangat bagi perkembangan sepak bola daerah, khususnya bagi PSIP Pemalang dan ASKAB Kabupaten Pemalang. Beliau menginginkan ajang serupa dapat kembali digelar di masa mendatang untuk menjaring bibit atlet berprestasi.
“Semoga ini menjadi contoh perkembangan sepak bola di Pemalang. Harapan saya, tahun depan turnamen ini diselenggarakan lagi sehingga kita bisa meraih prestasi di level yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Kompetisi Selama Satu Bulan
Turnamen Nata Citra Marine (NCM) Open Sugihwaras 2025 sendiri telah berlangsung sejak 2 November hingga 7 Desember 2025. Kompetisi yang diikuti oleh tim-tim kuat di wilayahnya ini memperebutkan total hadiah yang cukup fantastis, yakni mencapai Rp100 juta.
Ajang ini terbukti tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga hiburan masyarakat sekaligus tolok ukur pembinaan sepak bola di tingkat lokal.



















