banner 728x250

Bupati Anom Tanggapi Isu Strategis Aliansi Pemalang Bersatu dalam Audiensi Aksi Damai

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memberikan tanggapan terhadap isu-isu strategis yang disuarakan oleh kelompok masyarakat Aliansi Pemalang Bersatu dalam aksi damai yang digelar di Pendopo Kabupaten Pemalang, Kamis (4/9/2025). Aksi damai yang dipimpin oleh Eki ini menyampaikan beberapa tuntutan, antara lain terkait penanganan banjir rob di Ulujami, perbaikan jalan Wisnu-Watukumpul yang rusak akibat longsor, serta penghentian pungutan liar terkait seragam sekolah dan buku LKS.

Menanggapi masalah banjir rob di Ulujami, Bupati Anom menegaskan bahwa Pemerintah Pemalang tidak berusaha mencari pencitraan dari penderitaan masyarakat. “Kami tidak mencari pencitraan. Kami hanya berusaha untuk menarik perhatian dari Provinsi dan Pemerintah Pusat agar bisa memberikan bantuan,” ujarnya.

Example 300x600

Bupati Anom melanjutkan bahwa BPBD Provinsi Jawa Tengah telah berkomitmen untuk memberikan bantuan berupa biobag sepanjang 2 km untuk membantu penanggulangan banjir rob di kawasan tersebut.

Terkait pembangunan jalan Wisnu-Watukumpul yang rusak akibat longsor, Bupati Anom menyebutkan bahwa anggaran untuk pembangunan jalan tersebut telah ditandatangani dan dialokasikan ke desa. Namun, akses baru untuk proyek tersebut melibatkan lahan milik Perhutani, sehingga prosesnya harus menunggu persetujuan dari Gubernur.

“Mengenai pembangunan jalan, anggaran sudah kami siapkan dan sudah ditandatangani untuk segera masuk ke desa. Proses pengerjaan masih menunggu koordinasi dengan pihak Perhutani,” ujarnya.

Mengenai pungutan liar yang dituding terjadi terkait seragam sekolah dan buku LKS, Bupati Anom menegaskan bahwa tidak ada instruksi dari dirinya atau Wakil Bupati terkait pengumpulan uang untuk kedua hal tersebut. “Semua yang terkait seragam sekolah dan buku LKS adalah gratis. Tidak ada pengkondisian atau perintah dari kami untuk hal itu,” jelasnya.

Di akhir audiensi, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Pemalang, Ketua DPRD, Dandim 0711/Pemalang, Kapolres Pemalang, serta dua perwakilan dari Aliansi Pemalang Bersatu. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk mencari solusi terhadap berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Pemalang.

Penulis: IwanEditor: Redaksi
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *