Pemalang, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 resmi dibuka di Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M., memimpin upacara pembukaan yang berlangsung meriah di lapangan Batur, Desa Bulakan, Kecamatan Belik. Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” program ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Anom Widiyantoro menekankan pentingnya TMMD sebagai program terpadu yang bertujuan untuk mempercepat laju pembangunan daerah. “TMMD ini merupakan salah satu wujud operasi bakti TNI yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, program ini juga menjadi upaya strategis untuk mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat,” ujar Bupati.
Upacara pembukaan ini turut dihadiri oleh Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif S., Hub.Int. yang juga Dansatgas TMMD Sengkuyung Tahap II, Kajari Pemalang Muib, S.H., H.Li., Sekda Heriyanto S.Pd., M.Si., Wakapolres Kompol Eddy Purnama Lilah, S.H., M.H., serta berbagai jajaran Forkopimcam Belik, kepala desa se-Kecamatan Belik, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat setempat. Komandan Upacara dipimpin oleh Danramil 13/Pulosari, Kapten Inf Nurma Firdous.
Sebagai simbolis dimulainya kegiatan, Bupati Anom Widiyantoro secara langsung menyerahkan alat kerja kepada perwakilan pekerja TMMD. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan naskah berita acara pelaksanaan TMMD dari Bupati kepada Dansatgas TMMD. Pemukulan kentongan secara bersama-sama menandai dimulainya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 ini.
Fokus Pembangunan Infrastruktur di Desa Bulakan
TMMD Sengkuyung II Tahun 2025 akan berlangsung selama 30 hari, mulai dari 6 Mei hingga 4 Juni 2025, dengan fokus utama pembangunan di Desa Bulakan, Kecamatan Belik. Sasaran fisik program ini mencakup berbagai infrastruktur vital yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga.
Beberapa pekerjaan fisik yang akan dilaksanakan meliputi:
- Pembangunan Jalan Baru: Sepanjang 630 meter dengan lebar 5 meter.
- Pembangunan Jembatan: Berukuran 4 x 3 meter.
- Rabat Beton: Sepanjang 1060 meter dengan lebar 3 meter.
- Pembangunan Gorong-gorong Plat Beton: Sebanyak 2 unit.
Selain itu, juga akan dilakukan pekerjaan detail seperti pembukaan dan pemadatan jalan baru sepanjang 630 meter dengan lebar 5 meter, pembangunan jembatan dan talud sepanjang 4 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 2 meter. Pembuatan dua unit gorong-gorong plat beton dengan panjang 5 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 1 meter. Serta, pembuatan dua segmen rabat beton; yang pertama sepanjang 1.000 meter dengan lebar 0,4 meter dan tinggi 0,12 meter, dan yang kedua sepanjang 60 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi 0,2 meter.
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program TMMD sangat bergantung pada gotong-royong dan kerja sama dari semua pihak, baik TNI, Polri, Pemda, maupun masyarakat. “Kami ingin seluruh desa di Pemalang semakin maju dan mandiri. Kami ingin kehidupan rakyat Pemalang semakin sejahtera. Jalan semakin memadai sehingga aksesibilitas dan mobilitas orang dan barang dari dan ke desa semakin lancar. Kemudian, sarana prasarana fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat juga makin baik,” harap Bupati.
Di akhir amanatnya, Bupati Anom Widiyantoro mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengoptimalkan berbagai program kegiatan lintas sektoral melalui TMMD ini demi mewujudkan Pemalang yang lebih baik dan sejahtera. “Inilah cita-cita yang harus kita wujudkan bersama: desa-desa di Kabupaten Pemalang makin maju, mandiri, dan masyarakatnya pun semakin makmur sejahtera,” pungkasnya.
Usai upacara, Danramil 11/Belik Kapten Inf Suprapto memberikan paparan detail mengenai rencana pelaksanaan TMMD Sengkuyung II Tahun 2025 di Desa Bulakan kepada Forkopimda Pemalang. Selanjutnya, rombongan Forkopimda bersama tamu undangan meninjau langsung lokasi sasaran fisik TMMD untuk melihat langsung titik-titik pembangunan yang akan dilaksanakan.



















