Dalam sebuah acara Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) di Masjid An Nur, Desa Karangsari, Kecamatan Pulosari, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menegaskan bahwa persatuan adalah modal dasar untuk pembangunan di Kabupaten Pemalang. Ia menyatakan bahwa dengan persatuan, kerukunan (guyub rukun), dan gotong-royong, segala program pembangunan dapat terlaksana, menjadikannya sebuah kekuatan masyarakat yang nyata.
Bupati Anom menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang tidak dapat melaksanakan program pembangunan tanpa andil dan peran serta aktif dari warga masyarakat. Ia mencontohkan kerukunan yang terjalin di Kecamatan Pulosari sebagai inspirasi berharga bagi seluruh warga Kabupaten Pemalang. “Karena kalau kita tidak melaksanakan program pembangunan, kita akan semakin tertinggal dengan kabupaten lain di Provinsi Jawa Tengah,” tegasnya.
Sebelumnya, Ta’mir Masjid An Nur, Zainal, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Pemalang yang telah meluangkan waktu untuk hadir di Dukuh Pesuruan. Ia menyebutkan bahwa ini adalah kali pertama Dukuh Pesuruan dikunjungi oleh pemimpin daerah Kabupaten Pemalang, mengingat pemimpin sebelumnya hanya lewat tanpa pernah singgah.
Acara tersebut diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Anom dan Wakil Bupati Nurkholes kepada Imam, Marbot (penjaga masjid), dan pengurus Masjid An Nur. Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Ketua TP PKK Pemalang, serta para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.



















