banner 728x250

Bupati Pemalang Sabet Penghargaan Kepala Daerah Peduli Penyiaran KPID Jawa Tengah 2025

  • Bagikan
banner 468x60

JEPARA Liputan24times– Komitmen tinggi Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, terhadap dunia penyiaran daerahnya membuahkan hasil. Beliau dianugerahi penghargaan Kepala Daerah Peduli Penyiaran dalam ajang bergengsi Anugerah Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Jawa Tengah 2025. Malam penganugerahan tersebut dilangsungkan di Pendopo Kartini, Kabupaten Jepara, pada Jumat (31/10/2025).

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi KPID Jawa Tengah kepada pemimpin daerah yang konsisten menunjukkan dukungan kuat terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekosistem penyiaran di wilayah kerjanya.
Mendorong Keterbukaan dan Sinergi Media
Bupati Anom dinilai aktif mendorong transparansi informasi publik dan berhasil menjalin sinergi yang erat antara pemerintah daerah dengan berbagai insan media. Ia dianggap memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan ekosistem penyiaran yang sehat dan berintegritas di Kabupaten Pemalang.

Example 300x600

Menanggapi penghargaan tersebut, Bupati Anom mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang telah menginstruksikan seluruh dinas untuk mengaktifkan berbagai saluran (channel) informasi guna menyebarluaskan berita dan program yang telah dijalankan.
“Kami sudah meminta semua dinas untuk mengaktifkan semua saluran guna memberitakan capaian yang telah dilakukan,” ujar Anom.
Kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak media mulai dari cetak, televisi, hingga radio, menurut Anom, sangat krusial. Sinergi ini menjadikan ekosistem media di Pemalang berkontribusi signifikan bagi masyarakat.

Menurutnya, kesuksesan Pemalang dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik tidak terlepas dari harmonisasi antara pemerintah daerah dan pers. Ia menekankan bahwa penyiaran yang berkualitas memungkinkan masyarakat untuk turut serta mengawasi dan memahami arah serta kebijakan yang diambil oleh pemerintah.
Anom juga menegaskan bahwa Pemkab Pemalang akan terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang mengedepankan keterbukaan, akuntabilitas, dan partisipasi publik.

Meskipun demikian, Bupati Anom tidak menampik bahwa Pemalang masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan, terutama pada sektor-sektor kunci.
“Masih ada sejumlah tantangan yang harus diselesaikan, terutama pada sektor infrastruktur, UMKM, serta pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya. Ia berharap penyelesaian PR ini dapat mendorong potensi daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Melalui momen penghargaan ini, Bupati Anom juga menyampaikan harapannya agar para pelaku penyiaran di Pemalang senantiasa menjunjung tinggi integritas dan objektivitas dalam pemberitaan. Beliau mengimbau agar konten-konten yang disiarkan menghindari unsur negatif yang berpotensi memicu opini buruk di tengah masyarakat.
“Saya berharap kepada semua stakeholder media agar bisa menjadi satu pemahaman sebagai hak masyarakat, tentunya integritasnya bisa dipercaya dan tidak mengandung unsur negatif karena dapat memunculkan opini di masyarakat,” pungkasnya.

Acara Anugerah KPID Jateng 2025 turut dimeriahkan dengan kehadiran Asisten Administrasi Provinsi Jawa Tengah Dhoni Widianto, jajaran Forkopimda Kabupaten Jepara, Komisioner KPID Jawa Tengah, perwakilan LPP RRI Jawa Tengah, serta perwakilan LPPL Radio dan TV dari seluruh Jawa Tengah.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *