PEMALANG Liputan24times– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 Kodim 0711/Pemalang telah resmi ditutup. Penutupan program yang dipusatkan di Lapangan Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, ini ditandai dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, S. Hub. Int., pada Kamis (21/8/2025).
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. yang dibacakan oleh Dandim 0711/Pemalang, disampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pemerintah daerah. Program ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya di daerah-daerah terpencil dan terisolir, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“TMMD adalah kerja sama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah. Dengan semangat kebersamaan, hasil pembangunan yang tercapai diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan nasional,” ungkapnya.
Pangdam IV/Diponegoro juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD Sengkuyung. Mulai dari Forkopimda, pemerintah daerah, personel TNI-Polri, hingga seluruh masyarakat yang berpartisipasi dengan semangat gotong-royong.

Selama pelaksanaannya di Desa Wanarata, TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2025 Kodim Pemalang berhasil menyelesaikan sejumlah target fisik dan nonfisik. Proyek fisik yang rampung dikerjakan antara lain:
Pembukaan dan pengerasan jalan baru sepanjang 275 meter dengan lebar 3 meter.
Pembangunan jembatan dengan panjang 11 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 1 meter.
Pembuatan talud di dua sisi sepanjang 23 meter, lebar 0,4 meter, dan tinggi 1,2 meter, serta talud sepanjang 238 meter dengan lebar 0,4 meter, dan tinggi 1,5-2 meter.
Pembuatan rabat beton sepanjang 60 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 0,15 meter.
Bantuan tambahan berupa perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) untuk Bapak Karmin, hasil kerja sama dengan Baznas Kabupaten Pemalang.
Selain pembangunan fisik, dilaksanakan pula kegiatan nonfisik berupa berbagai penyuluhan dan sosialisasi. Materi yang diberikan mencakup bela negara, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, kesehatan masyarakat dan penanganan stunting, pertanian, UMKM, mitigasi bencana, hingga administrasi kependudukan.
Sebagai simbolis penutupan, Dandim 0711/Pemalang menyerahkan berita acara hasil pelaksanaan TMMD kepada Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, S.H., M.Si., yang mewakili Bupati Pemalang. Usai upacara, rombongan Forkopimda dan Dandim meninjau langsung hasil pembangunan di lapangan.
Penutupan TMMD Sengkuyung ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat dan hasil pembangunan dapat dijaga serta dimanfaatkan secara optimal.




















