Semangat Tak Padam di Tengah Hujan, Peserta Semarang Night Carnival 2026 Tetap Tuntaskan Penampilan

  • Bagikan
banner 468x60

Liputan24Times — Di tengah guyuran hujan deras yang mengguyur Semarang, semangat para peserta Semarang Night Carnival (SNC) 2026 tak surut dikutip dari kompas Minggu, (3/5/2026).

Salah satu kisah yang mencuri perhatian datang dari Heri Pari, peserta asal Bondowoso, Jawa Timur, yang tetap menuntaskan penampilannya meski harus berjuang melawan cuaca ekstrem.

Example 300x600

Dengan kostum yang semakin berat karena basah, Heri tetap melangkah mantap dalam parade pembukaan.

Ia mengaku tampil pada sesi awal acara, tepat saat hujan turun cukup deras. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan tekadnya untuk memberikan penampilan terbaik.

“Walaupun hujan deras, kami tetap tampil. Ini pengalaman pertama saya tampil dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.

Setelah parade dimulai dari kawasan Balai Kota, Heri bersama peserta lainnya diarak menggunakan kendaraan terbuka menuju kawasan Simpang Lima.

Di titik akhir tersebut, mereka kembali diberi kesempatan untuk tampil di hadapan masyarakat dan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.

Namun, tantangan tidak berhenti pada hujan. Heri mengungkapkan bahwa kostum yang dikenakannya menjadi jauh lebih berat akibat air, sehingga membutuhkan keseimbangan ekstra saat berjalan dan tampil.

Persiapan menuju ajang ini pun bukan hal singkat. Selama sekitar tiga bulan, Heri merancang dan mempersiapkan kostumnya secara mandiri.

Oleh karena itu, ia mengaku sedikit kecewa karena tidak semua rangkaian acara dapat dijalani secara maksimal akibat cuaca.

Meski demikian, partisipasinya di SNC tetap menjadi kebanggaan tersendiri. Ini merupakan kali kedua ia mengikuti ajang tersebut, dan ia selalu terkesan dengan atmosfer kota serta antusiasme peserta dari berbagai daerah.

“Ini kesempatan besar bagi saya untuk berkembang. Apalagi saya datang dari luar daerah dan mendaftar secara pribadi,” katanya.

Di sisi lain, Wali Kota Agustina sempat mengungkapkan kekhawatirannya ketika hujan deras menyebabkan sebagian peserta menghentikan aktivitas sementara.

Namun setelah hujan mereda, acara kembali dilanjutkan dan para peserta tetap menunjukkan semangat luar biasa.

Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para peserta yang tetap tampil di tengah keterbatasan.

Menurutnya, kerja keras mereka sudah terlihat sejak pagi hari, mulai dari persiapan kostum hingga riasan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang tetap tampil dalam kondisi apa pun. Kami berharap mereka bisa kembali berpartisipasi tahun depan,” ujarnya.

Meski demikian, Agustina juga mengakui bahwa tidak semua peserta mampu menyelesaikan rute hingga akhir.

Beberapa di antaranya, termasuk peserta internasional, terpaksa berhenti karena kondisi genangan air di sejumlah titik di kawasan Simpang Lima.

Kendati menghadapi berbagai kendala, penyelenggaraan SNC 2026 tetap berjalan hingga tuntas, meninggalkan kesan mendalam tentang semangat, dedikasi, dan kecintaan terhadap budaya di tengah tantangan alam.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *