Google Chrome Diam-diam Unduh AI 4 GB ke PC Pengguna

  • Bagikan
banner 468x60

CMI News — Google kembali menjadi sorotan setelah browser Chrome diketahui mengunduh model AI Gemini Nano berukuran sekitar 4 GB ke komputer pengguna tanpa pemberitahuan langsung.

Proses tersebut berlangsung diam-diam di latar belakang dan memicu kekhawatiran soal privasi serta penggunaan ruang penyimpanan perangkat dikutip dari The Athletic Kamis, (7/5/2026).

Example 300x600

Peneliti privasi Alexander Hanff pertama kali mengungkap temuan ini. Ia menemukan file bernama “weights.bin” tersimpan di folder khusus Chrome dengan ukuran mencapai sekitar 4 GB.

File tersebut ternyata merupakan model AI Gemini Nano versi lokal atau on-device yang Google gunakan untuk mendukung sejumlah fitur kecerdasan buatan di Chrome.

Di perangkat Windows 11, Chrome menyimpan file itu di direktori khusus dalam folder data pengguna.

Selain muncul di Windows, peneliti juga menemukan file serupa di perangkat Mac berbasis Apple Silicon dan sistem Linux Ubuntu.

Karena itu, banyak pengguna mulai mempertanyakan transparansi Google dalam menerapkan fitur AI di browser mereka.

Menurut laporan Hanff, Chrome otomatis memulai proses unduhan ketika fitur AI aktif di browser. Sementara itu, Google ternyata mengaktifkan fitur tersebut secara default pada versi terbaru Chrome.

Ukuran model AI yang mencapai 4 GB dinilai cukup membebani sebagian pengguna, terutama pemilik laptop dengan kapasitas penyimpanan kecil atau pengguna internet berbasis kuota.

Tidak sedikit pengguna yang khawatir Chrome menghabiskan ruang penyimpanan tanpa persetujuan mereka.

Di sisi lain, sebagian pengguna awalnya mengira model Gemini Nano menjalankan fitur “AI Mode” yang muncul di address bar Chrome.

Namun, Hanff menemukan bahwa fitur tersebut tetap mengirim permintaan pengguna ke server Google.

Sebaliknya, Chrome memakai model Gemini Nano lokal untuk menjalankan fitur lain seperti “Help me write” atau “Bantu saya menulis”.

Dengan kata lain, browser memanfaatkan AI lokal untuk beberapa proses tertentu tanpa selalu bergantung pada cloud.

Hanff juga menyoroti potensi pelanggaran privasi dalam kebijakan tersebut.

Menurutnya, Google berisiko melanggar aturan ePrivacy Directive Uni Eropa karena menyimpan model AI di perangkat pengguna tanpa persetujuan eksplisit.

Menanggapi kritik tersebut, Google menjelaskan bahwa Gemini Nano sudah hadir di Chrome sejak 2024 sebagai model AI ringan yang berjalan langsung di perangkat pengguna.

Perusahaan mengklaim teknologi itu membantu meningkatkan keamanan, termasuk mendeteksi penipuan tanpa harus mengirim data pengguna ke server cloud.

Google juga menyebut sistem akan otomatis menghapus model AI tersebut ketika perangkat kekurangan ruang penyimpanan.

Selain itu, perusahaan kini menyediakan opsi untuk menonaktifkan sekaligus menghapus model AI langsung dari pengaturan Chrome.

Pengguna dapat mematikan fitur tersebut melalui halaman chrome://flags dengan mencari opsi “on-device optimization guide” lalu mengubah pengaturannya menjadi disabled.

Sementara di Windows, pengguna juga bisa memblokir unduhan permanen lewat pengaturan registry.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *