banner 728x250

Guru Hebat, Indonesia Kuat: Forkopimcam Moga Gelar Upacara Peringatan Hari Guru Nasional ke-80

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG, Moga Liputan24times– Ratusan guru dan siswa se-Kecamatan Moga berkumpul di alun-alun Kecamatan Moga pada Selasa (25/11/2025) pagi, untuk mengikuti Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-80 Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar, menegaskan kembali peran strategis guru sebagai penentu masa depan bangsa.

Upacara dimulai pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh sekitar 300 orang peserta, terdiri dari guru TK hingga SMA/SMK, serta perwakilan siswa. Camat Moga, Harinto S. STP, bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Andika, seorang guru dari SMAN 1 Moga.

Example 300x600

Dalam amanatnya, Camat Moga membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), yang berfokus pada tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat.”
“Momentum ini bukan sekadar seremonial, tetapi penegasan kembali atas tugas mulia yang diemban oleh Guru, tugas mencerdaskan, membentuk karakter, dan menjaga masa depan Indonesia,” ujar Harinto, mengutip pesan Mendikdasmen.

Poin utama dari pidato tersebut adalah pengumuman mengenai rencana Sentralisasi Tata Kelola Guru dan Tenaga Kependidikan. Kebijakan monumental ini dirancang untuk mengatasi masalah ketimpangan distribusi, ketidakjelasan status guru honorer, dan keterlambatan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG).

“Dengan pengelolaan ASN Guru yang ditarik ke Pusat, diharapkan tidak ada lagi disparitas atau keterlambatan dalam pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tambahan Penghasilan (Tamsil), sehingga kesejahteraan menjadi lebih terjamin, seragam, dan tepat waktu.” ucap Harinto, (membacakan pidato Mendikdasmen).

Sentralisasi ini diklaim sebagai bentuk komitmen Pemerintah untuk memuliakan profesi guru, agar para pendidik dapat fokus pada tugas utama tanpa terbebani urusan administrasi.
Selain sentralisasi, Mendikdasmen juga menyoroti program-program prioritas tahun 2025, termasuk,
Wajib Belajar 13 Tahun untuk memperluas akses hingga jenjang SMA/SMK.
Peningkatan Mutu Vokasi melalui penguatan program Pusat Keunggulan.
Penguatan Literasi dan Karakter dengan distribusi 1,5 juta buku bacaan bermutu, serta, Inovasi Pembelajaran Digital dengan pemanfaatan teknologi seperti Smartboard untuk menjadikan pembelajaran lebih interaktif.

Upacara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk Danramil 10/Moga Kapten Arh Irwan Sofiyatudin dan Kapolsek Moga AKP Ciptanto. Kepala KWK Kecamatan Moga, Jumirin S.Pd M.Pd, serta Ketua Cabang PGRI Moga, Kumedi S.Pd, juga tampak hadir mendampingi seluruh kepala sekolah dan guru se-Kecamatan Moga.

Acara diakhiri dengan menyanyikan Lagu Himne Guru dan Mars PGRI secara khidmat, memperbarui janji para pendidik untuk “Mendidik dengan Hati, Mengabdi tanpa Henti.”

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *