Liputan24Times — Apple resmi membawa MacBook Neo ke Indonesia sebagai laptop MacBook paling murah yang pernah mereka jual.
Perangkat ini langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga mulai Rp10 jutaan dan membawa desain khas Apple yang ringkas.
Di kelas harga serupa, Asus juga menawarkan Vivobook 14 M1405 yang menyasar pengguna dengan kebutuhan harian seperti browsing, mengetik dokumen, meeting online, hingga editing ringan.
Kedua laptop tersebut sama-sama tampil menarik di segmen menengah. Namun, masing-masing membawa kelebihan berbeda dari sisi performa, layar, hingga desain.
MacBook Neo mengandalkan chip A18 Pro yang sebelumnya digunakan di iPhone 16 Pro.
Apple juga menyematkan Neural Engine 16-core untuk mendukung berbagai fitur berbasis Apple Intelligence.
Sementara itu, Asus Vivobook 14 M1405 memakai prosesor AMD Ryzen 7 7730U dengan konfigurasi 8 core dan 16 thread yang memang dirancang khusus untuk laptop.
Pada sektor memori dan penyimpanan, Asus unggul cukup jauh.
Vivobook membawa RAM 16 GB dan SSD 512 GB, sedangkan MacBook Neo hanya menyediakan RAM 8 GB dengan opsi penyimpanan 256 GB atau 512 GB.
Kapasitas tersebut membuat Vivobook lebih nyaman digunakan untuk multitasking berat, membuka banyak tab browser, maupun menjalankan aplikasi produktivitas dalam waktu bersamaan.
Dari sisi layar, Apple membekali MacBook Neo dengan panel Liquid Retina 13 inci beresolusi tinggi serta tingkat kecerahan mencapai 500 nits.
Layar tersebut juga mendukung tampilan hingga 1 miliar warna.
Asus Vivobook memakai layar IPS 14 inci beresolusi WUXGA dengan fitur anti glare. Meski kualitasnya cukup baik, tingkat kecerahannya masih berada di bawah MacBook Neo.
Apple juga menghadirkan desain premium berbahan aluminium dengan bobot sekitar 1,2 kilogram.
MacBook Neo tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti pink, indigo, silver, dan kuning citrus.
Sebaliknya, Asus Vivobook menggunakan material plastik untuk menjaga harga tetap kompetitif.
Namun, Asus tetap menyematkan keyboard backlit yang justru belum tersedia di MacBook Neo.
Pada bagian konektivitas, Vivobook menawarkan port yang lebih lengkap mulai dari USB Type-A, USB Type-C, HDMI, hingga jack audio 3,5 mm.
MacBook Neo hanya membawa dua port USB Type-C dan headphone jack.
Untuk daya tahan, Asus membekali Vivobook dengan baterai 42 WHrs, sedikit lebih besar dibanding baterai MacBook Neo yang berkapasitas 36,5 WHrs.
Jika mengutamakan desain premium, layar berkualitas, dan ekosistem Apple, MacBook Neo bisa menjadi pilihan menarik.
Namun, bagi pengguna yang membutuhkan performa multitasking lebih fleksibel dengan port lengkap, Asus Vivobook 14 M1405 masih menawarkan value yang sangat kompetitif di kelas harga Rp10 jutaan.



















