Liputan24Times — Nvidia resmi memperkenalkan RTX Spark, chip terbaru yang dirancang untuk membawa kemampuan kecerdasan buatan generatif langsung ke laptop dan PC Windows.
Perusahaan menyebut RTX Spark sebagai superchip yang menggabungkan performa AI, grafis, gaming, dan komputasi kreatif dalam satu platform.
CEO Nvidia, Jensen Huang, mengatakan RTX Spark menjadi langkah baru dalam evolusi PC modern.
Menurutnya, pengguna kini cukup memberikan perintah menggunakan bahasa alami, sementara komputer akan menjalankan tugas secara otomatis melalui AI.
RTX Spark menggabungkan CPU Nvidia Grace 20-core dengan GPU Blackwell RTX yang memiliki 6.144 CUDA Core dan Tensor Core generasi kelima.
Nvidia mengklaim chip ini mampu menghasilkan performa AI hingga 1 petaflop atau sekitar 1.000 triliun operasi per detik.
Kemampuan tersebut memungkinkan laptop menjalankan AI agent secara lokal tanpa harus bergantung pada layanan cloud.
Pengguna dapat membuat konten, mengelola pekerjaan, mencari file, hingga menjalankan model AI berukuran besar langsung dari perangkat.
Nvidia juga membekali RTX Spark dengan dukungan memori LPDDR5X hingga 128 GB, sehingga laptop mampu menangani model AI dengan ratusan miliar parameter dan konteks yang jauh lebih besar dibanding generasi sebelumnya.



















