banner 728x250

Operasi Zebra Candi 2025 Dimulai, Polres Pemalang Prioritaskan Penertiban Pelanggaran Fatal.

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG Liputan24times— Kepolisian Resor (Polres) Pemalang secara resmi memulai Operasi Zebra Candi 2025. Apel Gelar Pasukan yang digelar hari ini, Senin (17/11/2025), di halaman Mapolres Pemalang menegaskan komitmen penertiban delapan jenis pelanggaran lalu lintas fatal, termasuk penggunaan ponsel saat berkendara dan melawan arus. Kegiatan yang bertema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Ops Lilin 2025,” tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana.

Turut hadir dalam apel tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int, Bupati Pemalang Anom Widyantoro, serta perwakilan dari DPRD, Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Dishub, dan Jasa Raharja.

Example 300x600

Dalam amanat tertulis Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hadi Wibowo yang dibacakan oleh Kapolres, ditekankan bahwa Apel Gelar Pasukan ini adalah langkah krusial untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi lonjakan risiko kecelakaan yang diakibatkan oleh pertumbuhan kendaraan dan populasi.

Operasi Zebra Candi 2025 akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025. Di wilayah Jawa Tengah, operasi ini melibatkan total 2.478 personel gabungan Polda dan Polres jajaran. “Operasi ini akan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, represif, dan humanis untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin masyarakat,” ujar Kapolres Pemalang, membacakan amanat Kapolda.

Kapolda Jateng menetapkan delapan sasaran pelanggaran prioritas yang memiliki potensi fatalitas tinggi. Pelanggaran tersebut meliputi: Menggunakan ponsel saat berkendara. Pengendara di bawah umur. Berboncengan lebih dari satu orang (untuk sepeda motor). Tidak memakai helm Standar Nasional Indonesia (SNI). Tidak menggunakan safety belt (untuk mobil). Pengendara dalam keadaan mabuk. Melawan arus. Melebihi batas kecepatan.

Tujuan dan Penekanan Kapolda Secara keseluruhan, operasi ini bertujuan ganda: menekan kasus kecelakaan dan fatalitas di jalan raya, sekaligus meningkatkan disiplin serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Hal ini sejalan dengan commander wish Kapolda Jateng, yaitu “Polisi harus senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.”

Di akhir amanatnya, Kapolda memberikan tiga penekanan utama kepada seluruh personel yang bertugas: Menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban lalu lintas. Tetap semangat dan disiplin, serta menjadikan tugas sebagai amal ibadah. Mengutamakan keselamatan diri, bertindak secara profesional, persuasif, dan humanis. Apel gelar pasukan ini menandai dimulainya penertiban lalu lintas secara ketat di Pemalang, sekaligus menjadi langkah awal penting dalam persiapan pengamanan menjelang Operasi Lilin 2025 yang berfokus pada periode hari raya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *