PEMALANG Liputan24times– Kepulan asap hitam pekat menyelimuti kawasan Kelurahan Mulyoharjo pada Selasa sore (23/12/2025). Komplek Kios Baju di Pasar Pagi Pemalang ludes dilalap si jago merah dalam insiden kebakaran hebat yang diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut sempat memicu kepanikan luar biasa. Mengingat saat kejadian, aktivitas perdagangan di pasar masih berlangsung cukup padat.
Wanto (40), salah seorang pedagang yang menjadi saksi mata, menceritakan awal mula munculnya api. Ia melihat asap tebal tiba-tiba membubung dari bagian tengah komplek kios pakaian.
“Asap muncul dari tengah, spontan pedagang langsung berteriak dan mencoba menghubungi pemilik kios serta petugas Damkar,” ungkapnya.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pemalang merespons cepat dengan tiba di lokasi hanya sepuluh menit setelah laporan diterima. Namun, petugas menghadapi kendala besar di lapangan. Banyaknya material kain dan pakaian yang bersifat mudah terbakar membuat api merambat sangat cepat hingga melahap hampir seluruh bangunan komplek kios.
Setelah berjibaku selama kurang lebih 90 menit, tim gabungan Damkar akhirnya berhasil menjinakkan api sepenuhnya pada pukul 19.00 WIB. Meskipun api telah padam, bangunan yang tersisa kini hanya menyisakan puing dan material hitam.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lapangan:
Korban Jiwa: Nihil (tidak ada korban luka maupun meninggal dunia).
Kerugian Materil: Bangunan permanen dan stok pakaian ludes tak tersisa.
Estimasi Kerugian: Ditaksir mencapai Rp5.000.000.000 (5 Miliar Rupiah).
Hingga Selasa malam, pihak kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk mengamankan area dari potensi penjarahan serta memberikan ruang bagi tim identifikasi untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Petugas juga mengimbau warga maupun pedagang agar tidak mendekat ke struktur bangunan yang terbakar. Hal ini dikarenakan kondisi fisik bangunan yang dinilai masih labil dan rawan runtuh pasca-suhu panas ekstrem saat kebakaran berlangsung



















