banner 728x250

Pasca Kebakaran Pasar Pagi Pemalang, Rizal Bawazier Desak Kemendag Lakukan Penanganan Darurat

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG, Liputan24times– Musibah kebakaran hebat yang melanda kompleks kios pakaian di Pasar Pagi Pemalang pada Selasa (23/12) memantik respons cepat dari tingkat legislatif pusat. Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier, bergerak cepat melakukan advokasi ke pemerintah pusat guna memastikan nasib para pedagang yang kehilangan tempat usaha.

Sebagai wakil rakyat dari Fraksi PKS yang membidangi sektor perdagangan, Rizal mengaku telah menjalin komunikasi intensif dengan jajaran pimpinan Kementerian Perdagangan (Kemendag) sesaat setelah kejadian.

Example 300x600

Rizal menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci agar denyut nadi ekonomi di Pasar Pagi tidak terhenti total. Ia telah menghubungi Menteri Perdagangan serta Dirjen Perdagangan Dalam Negeri untuk segera mengucurkan bantuan darurat.
“Saya sudah menghubungi Pak Menteri dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri. Intinya, kami meminta ada tindakan secepatnya dan langkah darurat pasar melalui koordinasi dengan Dinas Perdagangan Pemalang,” ujar Rizal melalui keterangan tertulisnya, Kamis (25/12/2025).

Langkah taktis ini dinilai krusial. Pasalnya, musibah ini terjadi di tengah persiapan para pedagang menghadapi lonjakan permintaan menjelang masa Lebaran beberapa bulan ke depan. Baginya, stabilitas ekonomi pelaku UMKM di Pemalang harus menjadi prioritas utama.

Selain mengupayakan solusi jangka pendek berupa pasar darurat, legislator dari Dapil Jawa Tengah X (Pemalang, Pekalongan, Batang) ini juga menyampaikan duka mendalam bagi para korban.
“Innalillahi, saya sangat prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Pasar Pagi Pemalang. Ini adalah ujian berat bagi para pedagang kecil,” ucapnya.

Menatap masa depan, Rizal membawa angin segar terkait pembenahan infrastruktur pasar. Ia memaparkan bahwa Pasar Pagi Pemalang telah masuk dalam proyeksi revitalisasi besar-besaran agar tampil lebih modern dan aman.
“Untuk jangka panjang, pasar ini memang sudah masuk skema pembangunan dan revitalisasi kembali pada tahun anggaran 2026/2027 mendatang,” tambah Rizal.

Melalui advokasi ini, Rizal berharap sinkronisasi antara Kementerian Perdagangan dan Pemerintah Kabupaten Pemalang dapat berjalan tanpa hambatan birokrasi yang berbelit. Fokus utamanya adalah penyediaan tempat berjualan sementara bagi pedagang terdampak agar rantai ekonomi masyarakat tetap terjaga.
Komitmen ini mempertegas peran Rizal Bawazier dalam mengawal urusan ekonomi kerakyatan, memastikan bahwa suara pedagang di daerah didengar langsung oleh penentu kebijakan di Jakarta.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *