PEMALANG – Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias berburu buku di GOR Kridanggo Pemalang dalam gelaran Pekan Literasi Kabupaten Pemalang 2025. Acara ini berlangsung dari 27 Agustus hingga 2 September 2025.
Dalam sambutan yang dibacakan Sekda Heriyanto, Bupati Pemalang menyampaikan bahwa Pekan Literasi ini dirancang untuk menjadi ajang yang meriah sekaligus sarat manfaat. Acara ini mencakup berbagai kegiatan menarik, seperti pameran buku, beragam lomba, bedah buku, dan aktivitas interaktif lainnya.
“Pekan Literasi merupakan salah satu ikhtiar kita bersama untuk menumbuhkan budaya membaca, menulis, berpikir kritis, dan kreatif di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Menurutnya, literasi tidak hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan untuk memahami informasi dan menggunakannya untuk kemajuan diri, masyarakat, dan bangsa.
Apresiasi dan Harapan untuk Generasi Muda
Bupati berharap, Pekan Literasi ini tidak hanya menjadi pameran buku, tetapi juga alternatif wisata edukasi bagi anak-anak. Tujuannya adalah untuk mengenalkan buku sebagai sahabat, menumbuhkan rasa bangga terhadap karya anak bangsa, dan menciptakan suasana yang menyenangkan bagi mereka untuk dekat dengan dunia literasi.
Ditemui saat meninjau stan buku, Bunda Literasi Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie, menyampaikan apresiasinya kepada para pengunjung, khususnya anak-anak yang gemar membaca.
“Mereka berminat dan saya lihat judul bukunya yang mereka pilih beraneka ragam, berarti mereka sudah pernah mendengar tentang judul itu dan mungkin suka dan penasaran mengenai isi buku itu dan saya mengapresiasi mereka,” ujarnya.
Pembukaan Pekan Literasi ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Rahma Nur Hayati, jajaran Forkopimda, Ketua TP. PKK, dan berbagai pimpinan instansi serta organisasi di Kabupaten Pemalang.




















