banner 728x250

Pemalang Tanam 134 Ribu Mangrove, Dukung Gerakan ‘Mageri Segoro’ Jawa Tengah

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG Liputan24times– Pemerintah Kabupaten Pemalang menunjukkan komitmen kuatnya dalam pelestarian lingkungan pesisir dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan penanaman mangrove serentak bertajuk “Mageri Segoro” (Memagari Laut) Tahun 2025. Secara keseluruhan, Pemalang menanam 134.000 batang mangrove yang tersebar di sembilan titik di lima desa pesisir.

Seremoni pembukaan kegiatan ini dipusatkan di Desa Ketapang, Kecamatan Ulujami, pada Rabu (15/10/2025), dihadiri oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, Wakil Bupati Nurkholis, perwakilan Forkopimda, serta berbagai pemangku kepentingan daerah.

Example 300x600

Bupati Anom Widiyantoro dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan Mageri Segoro adalah upaya kolektif untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Ia menekankan multifungsi hutan mangrove sebagai garda terdepan perlindungan alami.
“Mangrove bukan hanya menjadi penyangga kehidupan, tetapi juga berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi, menjaga biota laut, serta mampu menyerap emisi karbon dalam jumlah besar,” ujarnya.

Menurutnya, penanaman masif ini merupakan solusi berbasis alam yang efektif dalam menghadapi krisis iklim. Kegiatan ini sekaligus menjadi dukungan nyata Pemalang terhadap program prioritas Mageri Segoro se-Jawa Tengah, yang bertujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas ekosistem pesisir.

Secara luas, kegiatan Mageri Segoro serentak ini melibatkan 17 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, mencakup 107 desa dan 263 titik penanaman, yang merefleksikan misi Gubernur Jawa Tengah untuk “Ngopeni lan Nglakoni Jawa Tengah” (Merawat dan Melaksanakan untuk Jawa Tengah).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyati, merinci target dan lokasi penanaman. Total 134.000 batang mangrove ditanam di lima desa, dengan pembagian:
Desa Mojo: 80.000 batang
Desa Pesantren: 20.000 batang, ditambah 3.000 batang bantuan dari UGM dan Pertamina
Desa Ketapang: 14.000 batang
Desa Limbangan: 14.000 batang
Desa Nyamplungsari: 5.000 batang.

Wiji Mulyati berharap aksi nyata ini dapat mendorong keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan daya dukung serta ketahanan wilayah pesisir di tingkat lokal melalui penghijauan mangrove.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mengembalikan fungsi ekologis pesisir Pemalang, tetapi juga meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi lingkungan.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *