PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bekerja sama dengan Satlantas Polres Pemalang, mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah di beberapa ruas jalan. Langkah ini diambil untuk mendukung pembangunan City Walk di kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Rekayasa lalu lintas ini efektif berlaku mulai Senin, 4 Agustus 2025.
Kepala Dishub, Heru Weweg, menjelaskan detail rekayasa yang dilakukan. Kendaraan dari arah barat dialihkan ke jalur selatan Jalan Jenderal Sudirman menuju ke timur. Sementara itu, kendaraan dari arah timur akan dialihkan ke Jalan Pemuda, yang kemudian bisa lurus ke selatan atau masuk ke Jalan Sindoro yang juga dibuat satu arah menuju barat. Heru Weweg mengatakan bahwa rekayasa ini akan berlangsung selama pembangunan City Walk untuk meminimalkan kemacetan.
Pengerjaan Maraton untuk Kejar Target
Untuk mengatasi kemacetan, Heru Weweg menambahkan bahwa pihaknya akan menempatkan personel di titik-titik rawan, terutama di area yang terdampak langsung oleh pembangunan City Walk. Ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu dan petunjuk petugas selama proses pembangunan.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Yugo Pranoto, memaparkan bahwa pembangunan City Walk akan dilakukan dalam empat tahap. Tahap pertama dari Simpang Gacoan sampai Jalan Kenanga, tahap kedua dari Jalan Kenanga sampai Jogja Mall, tahap ketiga dari Tiptop sampai Jalan Kenanga, dan tahap keempat dari Jalan Kenanga sampai Pegadaian.
“Pekerjaan kita lakukan secara terus menerus, bisa jadi 24 jam, malam pun kita kerjakan karena mengejar target,” papar Yugo. Ia menargetkan pekerjaan selama 150 hari, mulai 4 Agustus hingga 11 Desember, namun berharap bisa selesai lebih cepat, yakni pertengahan November, mengingat kawasan tersebut adalah area pertokoan yang sangat ramai.




















