banner 728x250

Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Bupati Anom Soroti Tiga Sifat Utama Pahlawan yang Wajib Diteladani

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG Liputan24times– Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025 yang diselenggarakan di Halaman Pendopo Kabupaten, pada Senin (10/11/2025). Peringatan ini diisi dengan penyampaian amanat yang fokus pada nilai-nilai luhur para pejuang.

Saat membacakan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Bupati Anom menyampaikan bahwa terdapat tiga sifat utama pahlawan yang harus diteladani oleh generasi masa kini.

Example 300x600

1. Kesabaran dalam Perjuangan
Bupati Anom menekankan pentingnya meneladani sifat kesabaran yang dimiliki para pahlawan. Kesabaran ini diwujudkan dalam berbagai aspek perjuangan.
“Sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan,” ujar Anom.
Ia menambahkan, para pahlawan tetap teguh bersabar meskipun harus menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan.

2. Mengutamakan Kepentingan Bangsa
Sifat kedua yang patut dicontoh adalah kemampuan para pahlawan dalam mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.
Hal ini dibuktikan setelah kemerdekaan diraih. Para pahlawan, menurut amanat Mensos, tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, dan tidak mengincar harta peninggalan penjajah. Mereka justru memilih kembali ke tengah rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.
“Di situlah letak kehormatan sejati, bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” tegas Anom.

3. Berpikir Jauh ke Depan
Terakhir, Bupati menyoroti sifat berpikir jauh ke depan. Para pahlawan berjuang bukan hanya untuk diri mereka, tetapi untuk generasi yang akan datang dan untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Mereka menjadikan perjuangan sebagai bagian dari ibadah.
“Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan,” pungkas Anom, menutup pembacaan amanat.

Upacara yang berlangsung khidmat dan penuh makna tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nurkholes, unsur Forkopimda Pemalang, para Kepala OPD Pemkab, serta peserta upacara yang terdiri dari unsur TNI/Polri, ASN, Guru, Mahasiswa, Pelajar, dan organisasi kemasyarakatan.

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan upacara dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Jayana Sureng Yudha, Desa Penggarit, Kecamatan Taman.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *