banner 728x250

Ratusan Siswa Sekolah Non Formal di Pemalang Ikuti Jambore Pendidikan Kesetaraan

  • Bagikan
Ratusan Siswa Sekolah Non Formal di Pemalang Ikuti Jambore Pendidikan Kesetaraan
banner 468x60

PEMALANG – Ratusan siswa dari berbagai Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) di Kabupaten Pemalang mengikuti Jambore Pendidikan Kesetaraan Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2025. Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari, mulai 6 hingga 7 September 2025, berlangsung di Obyek Wisata Bukit Tangkeban, Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari.

Jambore yang dibuka dengan upacara pada Sabtu (6/9/2025) ini, dihadiri oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, yang juga menjabat sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Pemalang. Dalam amanatnya, Bupati Anom mengharapkan kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk berbagi kisah dan pengalaman antar sesama warga belajar pendidikan kesetaraan serta mendorong mereka untuk terus berkarya melalui Gerakan Pramuka.

Example 300x600

“Jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk belajar, tumbuh, memperluas wawasan, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama dari berbagai wilayah di Kabupaten Pemalang,” ujar Anom saat memberi semangat kepada para peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Ismun Hadiyo, dalam laporannya, menyebutkan bahwa Jambore Pendidikan Kesetaraan ini diikuti oleh berbagai Satuan Pendidikan Non Formal yang terdiri dari Satuan Pendidikan Non Formal Negeri (SKB) Pemalang dan 15 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) milik masyarakat se-Kabupaten Pemalang. Setiap satuan pendidikan non formal mengirimkan 8 orang peserta putra dan putri, serta 2 orang pendamping, sehingga jumlah total peserta mencapai 160 orang.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan dalam gerakan Pramuka sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk menambah pengetahuan dan memperkuat hubungan sosial antar peserta,” ujar Ismun Hadiyo.

Jambore Pendidikan Kesetaraan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan non formal serta memberikan ruang bagi peserta didik dari berbagai latar belakang untuk terus berkembang dan berinteraksi dengan sesama warga belajar. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperkaya pengetahuan sekaligus memupuk semangat kebersamaan.

Penulis: IwanEditor: Redaksi
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *