banner 728x250

Redam Gejolak dengan Dialog, Cara Cerdas Kades Kharis Munawir Rangkul Pemuda Warungpring

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG, Liputan24times– Suasana di halaman Balai Desa Warungpring, Kabupaten Pemalang, tampak berbeda pada Sabtu (27/12/2025). Puluhan pemuda yang tergabung dalam kelompok Pemuda Warungpring Bersatu menggelar aksi penyampaian pendapat terkait proses seleksi perangkat desa.

Meski sempat memanas, aksi tersebut berakhir dengan sejuk setelah Kepala Desa Warungpring, Kharis Munawir, secara langsung turun menemui massa untuk berdialog secara terbuka.

Example 300x600

Dalam audiensi di depan publik tersebut, Kharis Munawir menegaskan bahwa pihaknya memiliki visi yang sejalan dengan tuntutan pemuda. Ia menekankan bahwa transparansi adalah harga mati dalam proses pengisian jabatan di pemerintahan desa.
“Apa yang dituntut kawan-kawan pemuda hari ini sebenarnya adalah visi yang sudah saya bangun. Saya ingin perangkat desa yang terpilih nanti benar-benar memiliki legitimasi moral dan publik yang kuat,” ujar Kharis di hadapan massa.

Ia juga memberikan pernyataan tegas terkait isu kecurangan. Kharis mempersilakan jalur hukum ditempuh jika ditemukan bukti pelanggaran oleh panitia penjaringan.
“Jika selama proses penjaringan panitia terdapat pelanggaran, silakan diproses secara hukum,” tegasnya.

Menanggapi poin-poin aspirasi yang disampaikan koordinator aksi, Pemerintah Desa Warungpring berkomitmen melakukan evaluasi total. Kharis menjelaskan bahwa proses administratif bukan sekadar formalitas, melainkan harus dibarengi dengan integritas proses yang terjaga.
Sebagai langkah konkret ke depan, Pemdes Warungpring berencana:
Melibatkan elemen masyarakat dalam pengawasan setiap tahapan seleksi.
Membuka ruang komunikasi guna mencegah terjadinya penyumbatan informasi antara pemerintah desa dan warga.
Melakukan pengawasan ketat terhadap kinerja panitia seleksi.

Sikap kooperatif yang ditunjukkan oleh kepala desa ini dinilai efektif dalam meredam potensi kericuhan. Alih-alih menutup diri, Kharis justru merangkul kontrol sosial dari warga sebagai mitra dalam membangun desa.

Hingga aksi berakhir pada siang hari, situasi di sekitar lokasi terpantau aman, tertib, dan terkendali. Langkah responsif ini menuai apresiasi karena mengedepankan dialog konstruktif dibandingkan konfrontasi fisik.
Dengan adanya kesepakatan ini, proses seleksi perangkat desa di Warungpring diharapkan dapat menjadi role model bagi desa lain dalam hal akuntabilitas dan partisipasi publik yang luas.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *