banner 728x250

Satu Dekade Festival Wong Gunung Pemalang: Pilar Baru Ekonomi Kreatif dan Budaya Lokal

  • Bagikan
banner 468x60

PULOSARI Pemalang Liputan24times– Perhelatan akbar satu dekade Festival Wong Gunung (FWG) resmi dibuka di lapangan Desa Pulosari, Pemalang. Acara yang memasuki tahun ke-10 ini dibuka oleh Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, pada Kamis (18/9/2025). Pembukaan ini dihadiri oleh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Pulosari.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurkholes memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara atas konsistensi mereka dalam menggelar festival ini selama satu dekade. Ia juga menyampaikan harapan besar agar Festival Wong Gunung bisa terus berkembang hingga menjadi acara berskala nasional.
“Saya mengapresiasi panitia penyelenggara Festival Wong Gunung. Harapan saya, ke depan festival ini tidak hanya berada di tingkat Jawa Tengah, tetapi dapat menjadi even nasional, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi kreatif di Kabupaten Pemalang,” ujar Nurkholes.

Example 300x600

Menurutnya, festival ini merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Pemalang. Keberagaman alamnya, mulai dari gunung, pantai, hingga dataran, menjadi aset berharga yang harus terus dikembangkan. Nurkholes juga menekankan bahwa masyarakat Pulosari, yang dikenal sebagai “wong gunung,” diharapkan dapat menjadi pilar utama penggerak ekonomi di Pemalang, didukung oleh potensi alam dan pertanian yang luar biasa.

Sementara itu, perwakilan Perkumpulan Kepala Desa se-Kecamatan Pulosari, Tamat, menjelaskan bahwa FWG lahir dari inisiatif dan gagasan kolektif warga yang dimotori oleh 12 kepala desa di wilayah Pulosari. Festival ini bertujuan untuk mengangkat kekayaan budaya lokal serta mengembangkan sektor pariwisata di Pulosari.

“Festival Wong Gunung sudah 10 tahun berjalan. Acara ini lahir dari ide masyarakat Pulosari melalui para kepala desa untuk mengangkat budaya lokal dan mengembangkan wisata. Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyaksikannya bersama sebagai bukti nyata komitmen warga Pulosari dalam membangun pariwisata,” ungkap Tamat.

Festival Wong Gunung ke-10 ini akan berlangsung selama tiga hari, menampilkan berbagai acara budaya dan seni yang menjadi ciri khas masyarakat Pulosari. Diharapkan, acara ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi bagi pelaku usaha kreatif dan masyarakat sekitar.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *