Pemalang – Suasana Idulfitri di Pemalang tahun ini diselimuti duka mendalam setelah sebuah pohon tumbang merenggut tiga nyawa saat pelaksanaan salat Id di Alun-alun Pemalang. Peristiwa tragis ini terjadi ketika ribuan warga tengah khusyuk menunaikan ibadah, mengubah momen kebahagiaan menjadi keprihatinan yang mendalam.
Menyikapi musibah ini, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro didampingi Wakil Bupati Nurkholes, menunjukkan rasa simpati dan belasungkawa yang mendalam dengan ikut mengantar prosesi pemakaman jenazah para korban. Dari rumah duka hingga ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Pagaran dan TPU Bojongbata, Bupati Anom dan rombongan hadir memberikan dukungan moral.
Di lokasi pemakaman, Bupati Anom menyampaikan dukacita yang mendalam atas insiden yang menimpa warganya. “Sampai sore ini korban meninggal dunia ada tiga orang dan insyaallah tidak tambah lagi,” tuturnya dengan nada prihatin, seraya berharap tidak ada lagi korban jiwa.
Tak hanya sekadar empati, Pemerintah Kabupaten Pemalang juga memberikan dukungan nyata kepada keluarga korban. Santunan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia sebagai bentuk kompensasi dan kepedulian pemerintah. Selain itu, seluruh biaya perawatan bagi korban yang mengalami luka-luka akibat insiden ini ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab Pemalang.
Kehadiran Bupati Anom dan Wakil Bupati Nurkholes, bersama sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pemalang, dalam prosesi pemakaman ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah untuk mendampingi warganya di tengah musibah dan memberikan dukungan yang diperlukan. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi bencana dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi risiko di ruang publik.



















