PEMALANG Liputan24times– Pemerintah Kecamatan Pulosari terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat. Melalui inovasi terbaru, Camat Pulosari, Agus Mulyadi, S.IP, MM, menyulap bangunan lama yang terbengkalai menjadi Gedung Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Inovasi ini lahir atas gerak cepat ditunjuknya Kecamatan Pulosari sebagai salah satu lokasi pilot project Kecamatan Berdaya dari Provinsi Jawa Tengah. Sesuai dengan ruang lingkup Kecamatan Berdaya terdapat empat skema pelayanan bidang yaitu,
1. Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) ,
2. Perlindungan lansia dan disabilitas ,
3. Taruna Karya Mandiri (zilenial) ,
4. Sport center,

Melihat urgensi tersebut, pihak kecamatan berinisiatif memohon dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk menyediakan fasilitas penampungan yang layak bagi para korban.
Pemanfaatan Gedung Eks Rumah Dinas
Realisasi gedung ini merupakan hasil dari rehabilitasi bangunan bekas rumah dinas yang terletak di lingkungan Kantor Kecamatan Pulosari. Sebelumnya, kondisi bangunan tersebut dilaporkan rusak dan tidak terurus selama beberapa tahun.
“Gedung ini awalnya adalah rumah dinas yang sudah lama rusak. Kami berinisiatif untuk merehabnya dan mengalihfungsikan menjadi Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak,” ujar Agus Mulyadi saat memberikan keterangan pada Senin (29/12/2025).
Proyek renovasi ini berhasil terealisasi berkat dukungan anggaran dari APBD Perubahan Kabupaten Pemalang Tahun 2025.
Kehadiran gedung ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi penanganan kasus PPA di tingkat kecamatan. Agus menjelaskan bahwa rumah penampungan ini akan menjadi tempat yang aman bagi para korban selama proses hukum atau rehabilitasi berlangsung.
“Tujuannya adalah sebagai rumah penampungan. Jadi, jika terjadi kasus kekerasan, Pemerintah Kecamatan Pulosari bisa langsung bergerak cepat mengamankan korban ke tempat yang lebih aman,” tambahnya.
Lebih lanjut, camat menegaskan bahwa pengawasan di gedung tersebut akan dilakukan secara ketat. Pihak kecamatan akan bersinergi dengan aparat penegak hukum dari unsur TNI dan Polri guna memastikan keamanan dan privasi para korban terjaga dengan baik.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan angka kekerasan dapat ditekan, dan para korban mendapatkan perlindungan maksimal serta penanganan yang lebih manusiawi di wilayah Kecamatan Pulosari




















