Pemalang, Jawa Tengah – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam mewujudkan program ketahanan pangan semakin nyata. Sebanyak 2,5 hektare lahan perhutanan sosial di Pemalang kini telah ditanami jagung dalam program penanaman serentak kuartal III. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Gongseng, Kecamatan Randudongkal, pada Rabu, 9 Juli 2025 lalu.
Kolaborasi Lintas Sektoral untuk Ketahanan Pangan
Kapolres Pemalang, AKBP Eko Sunaryo, menjelaskan bahwa penanaman jagung serentak ini merupakan bagian dari inisiatif terpusat yang dicanangkan oleh Kapolri di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
“Hari ini, kami bersama Bapak Wakil Bupati, Forkopimda, Dinas Kehutanan, Forkopimcam, serta seluruh masyarakat dan kelompok tani, bahu-membahu menanam jagung di bulan Juli ini di wilayah Desa Gongseng dengan luas sekitar 2,5 hektare,” ungkap Kapolres.
Penanaman ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia dengan menggunakan varietas jagung BISI-18. AKBP Eko Sunaryo berharap, upaya ini akan menghasilkan produksi jagung yang melimpah, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Randudongkal dan Kabupaten Pemalang secara umum. “Harapannya, tanam jagung ini bisa menghasilkan produksi jagung yang berlimpah dan masyarakat bisa menambah perekonomian di Kecamatan Randudongkal pada khususnya dan Kabupaten Pemalang, sehingga kesejahteraan perekonomian masyarakat dapat meningkat dan swasembada pangan bisa lebih optimal serta mensejahterakan masyarakat,” tambahnya.
Perluasan Lahan untuk Penyangga Pangan Regional
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa Kabupaten Pemalang memiliki potensi lahan yang sangat luas. Ia berharap, di tahun-tahun mendatang, luasan lahan yang ditanami jagung dapat terus bertambah demi peningkatan produksi.
“Kegiatan ini sesuatu yang luar biasa dalam menyukseskan ketahanan pangan. Memang harus bersinergi antara Kapolres dan Forkopimda terkait penanaman jagung serentak BISI-18 ini. Tentunya kita harapkan dengan luasan yang lebih, produksi jagungnya juga bisa lebih dan tentunya bisa menjadi penyangga pangan di wilayah Jawa Tengah,” harap Nurkholes.
Sebelum prosesi penanaman jagung secara simbolis oleh jajaran Forkopimda Pemalang, mereka terlebih dahulu mengikuti zoom meeting di Balai Desa Gongseng. Rapat daring ini terhubung langsung dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Grobogan, dan turut dihadiri oleh Menteri Pertanian, Menteri Kehutanan, serta Ketua Komisi IV DPR RI, menegaskan dukungan dari berbagai pihak terhadap program ketahanan pangan nasional ini.



















