Ringankan Beban Korban Longsor, Pemkab Pemalang Berikan Santunan dan Beasiswa hingga Kuliah

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG Liputan24times– Pemerintah Kabupaten Pemalang menunjukkan komitmen nyata dalam melindungi warganya yang tertimpa musibah. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyerahkan santunan kematian dan jaminan pendidikan kepada keluarga almarhum Aksinudin, korban bencana tanah longsor asal Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul.

​Penyerahan bantuan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Peringgitan Kantor Bupati Pemalang, Rabu (4/3/2026). Selain santunan uang tunai sebesar Rp74.000.000, keluarga almarhum juga menerima kepastian pendidikan bagi dua buah hati mereka.

Example 300x600

Pendidikan Anak Jadi Prioritas

​Salah satu poin krusial dalam bantuan ini adalah pemberian beasiswa untuk kedua anak almarhum yang saat ini masih duduk di bangku kelas IV SD dan kelas XII SMA. Beasiswa tersebut dirancang untuk mengawal pendidikan mereka hingga jenjang perguruan tinggi.

​”Atas musibah ini, keluarga menerima santunan serta jaminan pendidikan bagi putra-putri almarhum hingga sarjana. Ini adalah bentuk hadirnya pemerintah untuk memastikan masa depan anak-anak tetap terjamin meskipun ditinggalkan orang tua,” ujar Bupati Anom.

Manfaat Program Pekerja Rentan

​Almarhum Aksinudin diketahui bekerja sebagai penjaga sekolah di Desa Bongas. Perlindungan finansial yang diterima keluarga tak lepas dari status almarhum sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Perlindungan Pekerja Rentan yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Pemalang.

​Bupati menegaskan bahwa kejadian ini menjadi bukti nyata pentingnya jaminan sosial bagi pekerja, terutama mereka yang memiliki risiko tinggi di lapangan.

​Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pemalang, Diyah Lestari Hidayanti, menambahkan bahwa sepanjang tahun lalu, Pemkab Pemalang telah mendaftarkan 19.242 pekerja rentan ke dalam program jaminan sosial. Komitmen ini bahkan membuahkan penghargaan inovasi di tingkat provinsi.

Perluas Cakupan hingga Relawan

​Melihat besarnya manfaat yang dirasakan warga, Pemkab Pemalang berencana memperluas jangkauan kepesertaan. Tidak hanya pekerja rentan, ke depan para relawan yang terdaftar resmi di BPBD Kabupaten Pemalang juga akan diupayakan mendapatkan perlindungan serupa.

​Langkah ini akan ditempuh melalui kolaborasi anggaran, baik dari APBD maupun dukungan dari Baznas.

​”Kami ingin manfaat jaminan sosial ini dirasakan lebih luas. Selain memberikan rasa aman bagi pekerja dan relawan, program ini menjadi instrumen penting dalam menekan angka kemiskinan di daerah,” pungkas Anom.

​Dalam acara penyerahan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Disnakertrans Umroni, Kalak BPBD Agus Ikmaludin, serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *